Denada Hadapi Gugatan dari Pria yang Klaim Sebagai Anaknya
Denada Tambunan kini tengah dijerat gugatan oleh seorang pria dari Banyuwangi yang mengaku sebagai anaknya, Ressa Rizky. Tuduhan tentang dugaan penelantaran ini mencuat setelah lebih dari dua dekade dalam ketidakpastian yang kini menjadi perhatian publik.
Baca juga: Tips Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang yang Cozy
Dalam menanggapi isu ini, Denada memilih untuk tidak berkomentar langsung dan menyerahkan sepenuhnya kepada kuasa hukum serta manajernya. Ia menyatakan, 'Terimakasih teman-teman atas atensinya. Mohon izin, untuk sementara dapat menghubungi manager kami.'
Gugatan tersebut diajukan oleh Al Ressa Rizky Rosano, seorang pria berusia 24 tahun, di Pengadilan Negeri Banyuwangi. Klaim ini menjadi viral setelah Ressa mengutarakan bahwa ia merasa ditelantarkan oleh Denada.
Menanggapi isu ini, kuasa hukum Denada, Muhammad Ikbal, menyatakan bahwa gugatan tersebut bermasalah dan tidak sesuai jalur hukum. Ia menegaskan, 'Kalau saya tanggapi, itu salah jalur kalau di PN. Kalau omong penelantaran kan ya pidana.'
Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C untuk Daya Tahan Tubuh yang Optimal
Ikbal menambahkan bahwa sengketa terkait nafkah anak seharusnya dibawa ke Pengadilan Agama. Pernyataan ini didasarkan pada status keagamaan antara pihak-pihak yang terlibat, menjelaskan, 'Kalau masalah omong nafkah-nafkah anak, karena Muslim, ya harusnya di Pengadilan Agama.'
Lebih lanjut, dia menganggap keabsahan klaim tersebut perlu dipertanyakan. 'Kenapa kok baru sekarang?' tanya Ikbal, meragukan mengapa gugatan ini diajukan saat ini dan bagaimana kondisi Ressa di lingkungan keluarganya.
Gugatan ini resmi diajukan pada 26 November 2025, sementara pertemuan mediasi direncanakan pada 15 Januari 2026. Meski ada harapan untuk mediasi, kehadiran Denada masih diragukan.
Kuasa hukum penggugat, Moh. Firdaus Yuliantono, menekankan pentingnya kasus ini. 'Kami telah melakukan gugatan atas perbuatan melawan hukum dengan tergugat adalah orang tua kandungannya sendiri,' ujarnya, mengisyaratkan niat untuk menyelesaikan masalah ini secara damai.
Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Tidur dengan Tips Fengshui
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: