Meninggalnya Romi Jahat: Kehilangan Besar bagi Musik Punk Indonesia
Dunia musik Indonesia berduka atas meninggalnya vokalis Romi Jahat pada Selasa, 10 Februari 2026.
Baca juga: Kemenperin Belum Terima Pengajuan Izin Penjualan iPhone 17 dari Apple
Kepergian Romi, sosok ikonik di kancah musik punk, meninggalkan jejak musik yang tak terlupakan.
Kepergian Romi Jahat telah dikonfirmasi melalui akun Instagram resmi bandnya, 'Romi & The Jahats'.
Dalam unggahan tersebut, akun @rtjofficial menuliskan, “Romi Jahat, Babeh kami, sahabat kami, saudara kami telah berpulang. Terima kasih atas semua cinta dan dukungan, Al-Fatihah.”
Meskipun belum ada informasi resmi mengenai penyakit yang diderita Romi, diketahui bahwa kondisinya menurun dalam beberapa minggu terakhir.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Alexander Isak
'Romi & The Jahats' terpaksa membatalkan sejumlah penampilan sekitar tiga minggu sebelum kepergiannya karena kondisi fisiknya tidak memungkinkan untuk tampil.
Pihak band mengungkapkan, “Kami terpaksa absen menyapa kalian karena kondisi kesehatan vokalis kami tidak memungkinkan tampil. Kondisinya membutuhkan perawatan lebih lanjut.”
Romi Jahat, yang memiliki nama asli Adie Indra Dwiyanto, aktif di industri musik sejak akhir 1990-an dan dikenal sebagai vokalis band punk legendaris 'Marjinal'.
Setelah meninggalkan 'Marjinal', ia mendirikan 'Romi & The Jahats' pada tahun 2008 dan menjadi simbol dengan lirik-lirik kritik sosial yang tajam.
Selama hampir dua dekade berkarir, band ini menghasilkan lima album penuh, termasuk album terakhir berjudul 'Teman' yang dirilis pada April 2025.
Baca juga: Gula Tersembunyi dalam Makanan Sehari-Hari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: