Rossa Menghadapi Fitnah di Media Sosial dengan Langkah Hukum
Penyanyi terkenal Rossa mengambil langkah hukum untuk melawan fitnah yang menyebar di media sosial. Konten manipulatif yang merusak reputasinya mendorong manajemen dan kuasa hukumnya untuk bertindak tegas.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Alexander Isak
Kuasa hukum Rossa, Ikhsan Tuleka, mengungkapkan bahwa foto dan video milik artis tersebut telah disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Tindakan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai penggunaan platform digital dengan bijak.
Rossa bekerja sama dengan tim hukum untuk menyelidiki akun-akun yang terlibat dalam penyebaran konten hoaks. Dalam konferensi pers yang berlangsung di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Ikhsan Tuleka menegaskan bahwa konten tersebut telah melewati batas kewajaran.
Ikhsan menjelaskan, "Ini ya, ini contoh, jadi teman-teman media ini contoh ya konten-konten itu. Mereka mengambil gambar, foto, video dari T.O.C, lagu atau musik, dijahit dengan fitnah untuk menaikkan engagement." Tindakan tersebut tak hanya merugikan Rossa tetapi juga mencerminkan ketidakbertanggungjawaban pelaku.
Lebih lanjut, Ikhsan menekankan bahwa langkah hukum ini merupakan bagian dari upaya edukasi masyarakat. "Jadi sekali lagi kami pertegas bahwa ini menunjukkan bahwa kita bertumbuh secara media sosial penggunanya, tapi tidak berbanding lurus dengan kecerdasan atau kecermatan masyarakat kita dalam menggunakan media sosial," ujarnya.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dalam Acara Seni Melawan Tirani
Selanjutnya, pihak Rossa juga menuntut permohonan maaf dari akun-akun yang telah menyebarkan hoaks. Natalia Rusli, anggota tim kuasa hukum, menjelaskan bahwa meski konten sudah dihapus, tanggung jawab moral tetap harus dipenuhi.
"Meminta maaf, karena walaupun sudah men-take down, kami sudah men-screenshot semuanya, bukti-buktinya sudah ada di tangan kami," ungkap Natalia. Hal ini menegaskan pentingnya mengambil tanggung jawab atas publikasi yang salah.
Natalia menambahkan bahwa dampak dari penyebaran informasi yang salah dapat menghancurkan harkat dan martabat Rossa. "Tapi itu sudah menghancurkan harkat, martabat, reputasi seorang diva seperti itu," tegasnya.
Rossa berencana untuk mengambil langkah hukum lebih lanjut jika somasi yang diajukan tidak mendapat tanggapan positif. Natalia menyatakan bahwa pihaknya akan melaporkan oknum-oknum tersebut ke pihak kepolisian.
"Jadi semua apabila tidak bisa bekerja sama dengan baik dan menerima masukan dan somasi dari kami, maka kami akan proses hukum selanjutnya," jelas Natalia. Meskipun proses ini bisa memakan waktu, komitmen dari tim hukum Rossa untuk memastikan keadilan tetap kuat.
Melalui langkah-langkah tersebut, tim hukum berharap dapat memberi efek jera dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya bertanggung jawab dalam penyebaran informasi.
Baca juga: Ketegangan di Rapat Koordinasi Komisi XIII DPR RI Mengenai Royalti Lagu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: