Ilmuwan berhasil menemukan spesies baru bunga Rafflesia yang dinamakan Rafflesia harjatii di Kalimantan Timur. Penemuan ini menambah kekayaan hayati Indonesia dan telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Berlanjut
Detail Penemuan dan Riset
Rafflesia harjatii ditemukan di hutan dipterokarpa dataran rendah pada tahun 2025. Penemuan ini merupakan hasil penelitian yang dipimpin oleh Prof. Agus Susatya dari Universitas Bengkulu, bekerja sama dengan ahli botani dari BRIN.
Dalam proses risetnya, Prof. Agus menjelaskan bahwa bunga ini tumbuh pada ketinggian antara 325 hingga 329 meter di atas permukaan laut, dan seperti spesies Rafflesia lainnya, Rafflesia harjatii bersifat parasit dan menumpang pada tanaman dari genus Tetrastigma.
Wilayah tempat penemuan spesies ini dikenal sulit dijangkau dan jarang diteliti. Para peneliti melakukan analisis morfologi yang mendetail serta analisis DNA untuk menentukan statusnya sebagai spesies baru.
Karakteristik Fisik
Secara fisik, Rafflesia harjatii memiliki diameter bunga yang berkisar antara 17 hingga 22 sentimeter. Dari segi morfologi, bunga ini menunjukkan perbedaan mencolok pada ukuran, pola bercak, dan struktur bagian dalam.
Baca juga: Meningkatkan Produktivitas: Feng Shui di Meja Kerja
Bercak putih pada bunga ini terlihat lebih jarang dan lebih besar, sedangkan diafragmanya lebih tebal dengan bukaan yang relatif sempit. Ramenta, yang mirip dengan duri di bagian dalam bunga, menunjukkan perkembangan yang baik serta berbentuk silindris.
Struktur cakram dalam Rafflesia harjatii juga menunjukkan tonjolan yang unik, yang tidak ditemukan pada deskripsi spesies Rafflesia lain. Seluruh karakteristik ini semakin memperkuat klaim bahwa Rafflesia harjatii adalah spesies baru.
Apresiasi dan Upaya Konservasi
Penemuan Rafflesia harjatii mendapatkan banyak apreasi, termasuk dari Komunitas Peduli Puspa Langka (KPPL). Sofian, pendiri KPPL, menyatakan bahwa penemuan ini menunjukkan bahwa alam Indonesia masih menyimpan banyak keajaiban.
KPPL berkomitmen untuk mendukung upaya konservasi Rafflesia dan secara aktif mengkampanyekan penyelamatan habitat bunga ini. Sofian juga menyampaikan ucapan selamat kepada tim peneliti atas keberhasilan temuan ini.
Dengan penemuan ini, Rafflesia harjatii menegaskan bahwa hutan Indonesia bukan hanya sekadar kekayaan alam, melainkan juga merupakan laboratorium hidup yang memiliki potensi ilmiah untuk dieksplorasi lebih dalam.
Baca juga: Koleksi Patung Superhero Anggota DPR RI Dihancurkan Dalam Penjarahan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: