BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 18 FEBRUARI 2026 • 14:32 WIB

Menavigasi Kencan Online di Era Kecerdasan Buatan

Menavigasi Kencan Online di Era Kecerdasan BuatanMenavigasi Kencan Online di Era Kecerdasan Buatan

Penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam aplikasi kencan online semakin menjadi trend, menawarkan kemudahan dalam menyusun pesan dan profil. Namun, ada peringatan dari para ahli tentang pentingnya menjaga keaslian dalam hubungan yang terbentuk melalui teknologi ini.

Baca juga: Gula Tersembunyi dalam Makanan Sehari-Hari

Laporan terbaru menyoroti bahwa semakin bergantung pada AI dapat menimbulkan risiko komunikasi yang tidak autentik. Dalam interaksi sosial yang semakin kompleks, kejujuran tetap menjadi hal yang krusial.

Tren Penggunaan AI dalam Kencan Online

Penggunaan AI dalam aplikasi kencan, seperti ChatGPT, kini semakin umum. Erika Ettin, seorang pelatih kencan dari New York, menyebutkan bahwa hampir setengah kliennya mengaku pernah menggunakan AI untuk merangkai pesan.

Ettin mengingatkan, meskipun AI dapat memberikan manfaat, ketergantungan pada teknologi ini sebaiknya dihindari. "AI jelas menghambat sisi autentik diri Anda. Itu bukan Anda, dan Anda tidak bisa membawa AI ke dalam kencan," ujarnya.

Kelemahan dari penggunaan AI yang berlebihan adalah kesenjangan komunikasi yang mungkin muncul antara interaksi virtual dan langsung. Hal tersebut sering berujung pada rasa kekecewaan saat harapan tidak sesuai dengan kenyataan.

Baca juga: Fenomena Film KPop Demon Hunters: Dari Kontroversi hingga Popularitas Global

Risiko dalam Pesan yang Tidak Autentik

Menurut Shawntres Parks, Ph.D., seorang terapis seks dan pasangan, meskipun AI bisa membantu mereka yang mengalami kesulitan dengan isyarat sosial, kejujuran harus tetap dijaga. "Masalah muncul ketika pesan terasa tidak autentik atau terkesan menipu karena orang tersebut tidak benar-benar hadir sebagai dirinya sendiri," ungkapnya.

Banyak klien Parks yang cenderung tertarik pada pesan yang disusun rapi oleh AI, namun sering kali menemui kekecewaan saat berkomunikasi secara langsung. Hal ini menunjukkan bahwa kehadiran nyata dalam komunikasi sangat penting.

Perbedaan ini menggarisbawahi betapa perlu untuk terlibat secara penuh dalam proses interaksi, di mana niat dan kejujuran berkontribusi besar dalam membangun koneksi yang tulus.

Panduan Sehat untuk Menggunakan AI dalam Kencan

Dengan tujuan menjaga hubungan tetap autentik, para ahli merekomendasikan langkah-langkah konstruktif dalam menggunakan AI. Pertama, Ettin menyarankan pengguna untuk menulis draf pesan sendiri sebelum meminta masukan dari AI.

Kedua, Parks menekankan agar pengguna tidak mengirim pesan yang bersifat genit atau seksual melalui AI. "Komputer itu tidak seksi," ujarnya, menyiratkan terbatasnya kemampuan AI dalam memahami nuansa romantis.

Ilmuwan perilaku Leslie John menambahkan bahwa AI sebaiknya dimanfaatkan untuk latihan percakapan sebelumnya, bukan sebagai filter utama dalam menyusun pesan. Ini membantu pengguna memahami pola komunikasi yang lebih baik tanpa tergantung sepenuhnya pada teknologi.

Baca juga: Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Rutin untuk Meningkatkan Kualitas Hidup

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Menavigasi Kencan Online di Era Kecerdasan Buatan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!