Jackie Chan, aktor laga legendaris asal Hong Kong, tengah menjadi korban hoaks kematian yang mencuat di media sosial.
Baca juga: Kemenperin Belum Terima Pengajuan Izin Penjualan iPhone 17 dari Apple
Rumor ini mulai menyebar berdasar unggahan di Facebook yang mengklaim bahwa Chan telah meninggal dunia akibat komplikasi cedera di lapangan.
Asal Usul Rumor Kematian
Sebuah unggahan viral mencuat menyebutkan, "Jackie Chan, 71, meninggal dunia setelah berjuang melawan komplikasi akibat cedera di lokasi syuting selama puluhan tahun – keluarga mengonfirmasi kehilangan yang memilukan di tengah penghormatan dari para legenda Hollywood."
Informasi ini diduga berasal dari gambar yang menggunakan teknologi rekayasa kecerdasan buatan, menganggapnya sebagai fakta.
Penyebaran foto yang tidak terverifikasi di media sosial menyebabkan kepanikan di antara penggemar, yang khawatir tentang kondisi Chan.
Sejumlah publikasi tambahan terus menghantarkan rumor, menyebutkan bahwa Chan telah meninggal setelah berbulan-bulan menjalani perawatan.
Reaksi dari Penggemar dan Netizen
Penyebaran berita bohong ini mengundang kekhawatiran di kalangan penggemar, yang berusaha mencari kepastian mengenai keadaan sang aktor.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Alexander Isak
Salah seorang netizen mengekspresikan ketidakpercayaannya dengan bertanya, "Apakah Jackie Chan benar-benar mati atau kalian hanya main-main?"
Seorang pengguna lain menambahkan, "Kenapa ada yang posting kalau Jackie Chan meninggal???? Hampir merusak hariku. Aduh, aku stres banget."
Fenomena ini menyoroti betapa cepatnya informasi tanpa verifikasi dapat mempengaruhi emosi dan keadaan psikologis publik.
Sejarah Rumor Kematian Jackie Chan
Rumor kematian Chan bukanlah yang pertama kali terjadi. Pada tahun 2015, Chan merespons kabar serupa dengan menyatakan, "Saya terkejut oleh dua laporan berita ketika saya turun dari pesawat. Pertama-tama, jangan khawatir! Saya masih hidup."
Ia juga mengingatkan publik untuk lebih berhati-hati terhadap penipuan yang menyangkut namanya di media sosial.
Kasus ini menekankan pentingnya verifikasi informasi sebelum dibagikan, terutama saat menyangkut berita sensitif.
Melihat dampak penyebaran hoaks ini, netizen kembali diingatkan untuk tidak langsung mempercayai semua informasi yang beredar tanpa sumber yang jelas.
Baca juga: Meningkatkan Produktivitas: Feng Shui di Meja Kerja
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: