Film Agak Laen: Menyala Pantiku resmi mencatatkan dirinya sebagai film Indonesia terlaris kelima sepanjang masa setelah menarik 6,5 juta penonton dalam waktu 15 hari.
Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone dengan Baterai 15.000 mAh dan Chill Fan Phone
Angka tersebut diumumkan oleh rumah produksi Imajinari pada tanggal 12 Desember 2025 dan menunjukkan potensi besar untuk terus meraih lebih banyak penonton menjelang liburan.
Rekor Penonton yang Mengesankan
Agak Laen: Menyala Pantiku, sekuel dari film pertama Agak Laen, memperoleh 6.502.135 penonton dalam 15 hari penayangannya.
Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dan menempatkan film tersebut di posisi kelima terlaris setelah mengalahkan Pengabdi Setan 2: Communion yang sebelumnya memiliki 6.391.982 penonton.
Pengumuman ini disampaikan oleh Imajinari melalui akun Instagram mereka, menyatakan, "Pasukaann!! Terhitung udah 6.502.135 pasang mata ni woyy yang ikut jadi saksi penyamaran opung opung."
Dengan rata-rata penambahan lebih dari 100 ribu penonton per hari, Agak Laen 2 berpotensi untuk menggeser Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 yang saat ini berada di posisi keempat.
Perbandingan dengan Film Pertama
Jika Agak Laen 2 terus meraih penonton dalam jumlah besar, film ini bisa menantang capaian film pertama Agak Laen yang berhasil mengumpulkan 9.126.607 penonton dalam 98 hari tayang.
Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C untuk Daya Tahan Tubuh yang Optimal
Capaian tersebut menjadi tantangan tersendiri, apalagi jika perolehan penonton film ini bisa bertahan hingga masa liburan yang akan datang.
Masyarakat Indonesia cenderung lebih banyak menonton film di bulan Desember serta awal tahun baru, dan kondisi ini membuat harapan untuk Agak Laen 2 semakin meningkat.
Film ini diharapkan menjadi pilihan utama bagi para penggemar film selama musim liburan.
Sinopsis dan Para Pemain
Film Agak Laen: Menyala Pantiku mengisahkan tentang petualangan kuartet komika yang terdiri dari Boris Bokir, Bene Dion, Indra Jegel, dan Oki Rengga.
Dalam film ini, mereka berperan sebagai detektif yang menjalankan misi penyamaran di sebuah panti jompo untuk memburu buronan kasus pembunuhan.
Penyamaran mereka menjadi sumber berbagai kekacauan dan situasi komedi yang absurd, menambah daya tarik film ini.
Film ini juga dibintangi oleh Ariyo Wahab, Priska Baru Segu, Boah Sartika, Chew Kin Wah, Jajang C. Noer, Jarwo Kwat, Egi Fedly, dan Tissa Biani, yang semakin memperkuat kualitas akting dan daya tarik film.
Baca juga: Menu Sarapan Sehat untuk Petinju: Mengoptimalkan Stamina dan Performa Latihan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: