Fajar Sadboy memberikan klarifikasi mengenai insiden meludahi yang melibatkan Indra Frimawan saat menjadi tamu di podcast Deddy Corbuzier. Kejadian ini terjadi pada 6 Februari 2026 dan menjadi sorotan masyarakat luas dengan berbagai reaksi negatif.
Baca juga: WhatsApp Perbaiki Celah Keamanan yang Mengancam Pengguna Apple
Dengan tegas, Fajar menganggap peristiwa tersebut sebagai lelucon dan merasa tidak terpengaruh secara negatif. Deddy Corbuzier juga berkomentar bahwa meski dianggap bercanda, tindakan itu tetap dinilai tidak beradab.
Insiden Meludahi di Podcast
Kejadian meludahi terjadi saat Fajar Sadboy menjadi bintang tamu dalam podcast Deddy Corbuzier, yang tayang di YouTube. Banyak penonton memberi reaksi negatif dan menyebut insiden tersebut tidak pantas.
Dalam sebuah siaran langsung bersama Amanda Manopo, Fajar menjelaskan bahwa ia tidak langsung paham dengan pertanyaan tentang insiden tersebut. Ia kemudian menyadari bahwa ia berbicara tentang Indra Frimawan yang diludahi.
Fajar menjelaskan lebih lanjut bahwa Indra Frimawan sebenarnya adalah orang yang baik, menegaskan, "Ludah siapa? Yang mana Kak? Oh yang sama Abang Indra? Mereka baik banget kok sama aku."
Baca juga: Cara Aman Berolahraga: Tips Menghindari Cedera
Reaksi dan Klarifikasi Deddy Corbuzier
Deddy Corbuzier juga memberikan komentarnya mengenai insiden tersebut, menyatakan bahwa tujuan awal pembahasan adalah topik yang lebih serius. Namun, fokus publik lebih terarah pada insiden meludahi yang viral.
Ia menyatakan, "Orang-orang menganggap candaan lo itu tidak beradab!" Deddy menggarisbawahi bahwa meskipun hanya lelucon, tindakan tersebut masih dianggap tak pantas oleh banyak orang.
Deddy berpendapat bahwa candaan yang tidak beradab dapat menimbulkan kesalahpahaman besar di antara penonton, menekankan pentingnya kehati-hatian dalam berbicara di platform publik.
Dampak Insiden dan Respons Masyarakat
Reaksi masyarakat terhadap insiden ini sangat beragam, dengan banyak yang mengecam tindakan meludahi. Mereka menilai bahwa aksi tersebut tidak seharusnya terjadi di depan publik, meskipun dalam konteks bercanda.
Amanda Manopo, yang juga terlibat dalam diskusi mengenai insiden ini, menyatakan bahwa peristiwa tersebut telah berlalu. Ia berharap tidak ada lagi beban yang dirasakan oleh pihak yang terlibat.
Insiden ini juga menunjukkan perluasan diskusi mengenai batasan dalam bercanda, terutama di platform publik yang dapat diakses oleh banyak orang. Fajar dan Deddy berusaha meredakan ketegangan, namun isu ini tetap relevan dalam pembicaraan masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: