Tren Quiet Luxury: Elegansi dalam Keheningan
Di dunia mode yang semakin gencar, satu tren baru muncul dengan pesonanya sendiri: 'Quiet Luxury'. Gaya ini menekankan keanggunan dan nilai tanpa perlu memperlihatkan logo mencolok.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota Dewan dan Keresahan Masyarakat
Bukan sekadar fashion, tren ini merupakan pernyataan gaya hidup, dengan banyak yang beralih ke brand dan desain yang tidak mencolok namun tetap elegan dan mendalam.
Quiet Luxury adalah konsep mode yang fokus pada keanggunan subtel dan desain minimalis tanpa kehadiran logo yang jelas. Jenis gaya ini populer di kalangan fashionistas yang menghargai kualitas dan detail lebih dari sekadar branding.
Tren ini diadopsi oleh selebriti dan influencer yang ingin menunjukkan status sosial mereka tanpa perlu berteriak. Gaya ini mengkomunikasikan rasa percaya diri dan pemahaman yang mendalam tentang estetika.
Ciri khas dari gaya ini termasuk pakaian seperti blazer yang dipotong dengan baik, gaun dari bahan premium, serta aksesori sederhana namun terbuat dari material terbaik.
Baca juga: Menggali Potensi Finfluencer di Era Digital: Panduan Memperbaiki Keuangan Pribadi
Kesadaran akan konsumerisme berkelanjutan semakin meningkat, dan banyak orang beralih ke produk yang lebih etis serta berkualitas. Gaya ini menawarkan alternatif bagi mereka yang ingin berinvestasi dalam pakaian yang lebih bertahan lama.
Tren ini juga menunjukkan bahwa gaya berbicara lebih keras daripada logo. Quiet Luxury memberi ruang bagi individu untuk mengekspresikan diri melalui pilihan fashion yang bijak.
Dengan pola konsumsi yang terus berubah, brand-brand fashion mulai menyadari pentingnya menyajikan koleksi yang lebih subtle tetapi tetap memiliki kualitas dan daya tarik yang lebih besar.
Beberapa brand yang telah berkomitmen pada gaya ini antara lain The Row, Loro Piana, dan Bottega Veneta. Brand-brand ini fokus pada material berkualitas tinggi dan pengerjaan yang detail.
Dalam koleksi mereka, sering terdapat palet warna netral dan potongan yang sangat rapi. Ciri ini berkontribusi pada citra classy yang tak lekang oleh waktu.
Desain yang tiada henti menciptakan atribut versi baru fashion menjadi daya tarik, di mana setiap detail tidak dibiarkan sia-sia.
Baca juga: Ketegangan di Rapat Koordinasi Komisi XIII DPR RI Mengenai Royalti Lagu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: