BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 30 SEPTEMBER 2025 • 10:56 WIB

Risiko Obesitas pada Anak yang Mengalami Stunting di Indonesia

Risiko Obesitas pada Anak yang Mengalami Stunting di IndonesiaRisiko Obesitas pada Anak yang Mengalami Stunting di Indonesia

Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa anak-anak dengan stunting memiliki risiko lebih tinggi mengalami obesitas saat tumbuh dewasa.

Baca juga: Menunjukkan Cinta Melalui Tindakan Kecil untuk Pasangan

Tim dari Universitas Airlangga, Universitas Indonesia, dan Universitas Gadjah Mada menyampaikan temuan penting tentang dampak gizi buruk pada anak-anak di Indonesia.

Tantangan Malnutrisi di Indonesia

Masalah nutrisi pada anak di Indonesia masih menjadi tantangan besar. Baik kekurangan gizi, seperti stunting dan wasting, serta kelebihan gizi seperti obesitas, terus menjadi isu yang mengkhawatirkan.

Menurut data Riset Kesehatan Dasar tahun 2018, sekitar 30% anak usia sekolah di Indonesia mengalami stunting, terutama di wilayah Jawa Timur. Ini menunjukkan kekurangan gizi kronis yang dapat memengaruhi pertumbuhan anak secara signifikan.

Baca juga: Fenomena Film KPop Demon Hunters: Dari Kontroversi hingga Popularitas Global

Stunting dan Obesitas: Temuan Penelitian

Penelitian ini melibatkan 191 anak usia sekolah dasar di Surabaya, yang dibagi menjadi dua kelompok: anak stunting dan tidak stunting. Penelitian ini menggunakan metode Bioelectrical Impedance Analysis (BIA) untuk mengukur kesehatan, termasuk indeks massa tubuh dan kadar lemak.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dengan stunting memiliki risiko obesitas yang lebih tinggi. Angka Body Mass Index (BMI), lemak perut, serta total lemak tubuh mereka lebih besar dibandingkan anak-anak yang tidak stunting.

Implikasi dan Rekomendasi

Temuan penelitian menunjukkan bahwa stunting berhubungan dengan risiko obesitas dan berbagai penyakit tidak menular di masa depan. Ketika anak-anak dengan kekurangan gizi tiba-tiba mendapatkan asupan energi berlebih, tubuh mereka cenderung menyimpan kelebihan kalori sebagai lemak.

Penting bagi orang tua dan pemerintah untuk berperan aktif dalam pencegahan stunting. Tindakan yang dapat diambil termasuk pemberian asupan gizi yang cukup bagi ibu hamil dan penerapan pola makan sehat di usia sekolah untuk menghindari obesitas.

Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan Sehari-hari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Risiko Obesitas pada Anak yang Mengalami Stunting di Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!