BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 06 OKTOBER 2025 • 16:15 WIB

Kasus Keracunan Makanan Terkait Program Makan Bergizi Gratis Capai 6.457 Korban

Kasus Keracunan Makanan Terkait Program Makan Bergizi Gratis Capai 6.457 KorbanKasus Keracunan Makanan Terkait Program Makan Bergizi Gratis Capai 6.457 Korban

Kasus keracunan makanan yang terkait dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai angka 6.457 orang, di mana sebagian besar disebabkan oleh dapur yang tidak menjalankan prosedur operasional standar (SOP). Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengungkapkan bahwa langkah perbaikan adalah yang diperlukan, bukan penghentian program.

Baca juga: Tips Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang yang Cozy

Dalam laporan tersebut, Prasetyo menekankan pentingnya kesesuaian dengan SOP di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mencegah terulangnya masalah serupa. Pemerintah berkomitmen untuk menyempurnakan pelaksanaan program ini, termasuk menghadirkan peraturan presiden (Perpres) mengenai MBG.

Data Kasus Keracunan MBG

Hingga kini, tercatat sebanyak 6.457 orang tersebar di berbagai wilayah telah terkontaminasi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis. Wilayah II, yaitu Pulau Jawa, menjadi daerah yang paling parah terimbas dengan jumlah korban mencapai 4.147 orang.

Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan bahwa masalah sanitasi air di beberapa SPPG dapat berkontribusi terhadap tingginya angka keracunan ini. Banyak dapur yang berperan dalam program MBG tidak memenuhi standar sanitasi yang ditetapkan, yang berpotensi memicu kasus keracunan makanan di berbagai daerah dalam dua bulan terakhir.

Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Ahmad Sahroni setelah Penjarahan

Kepentingan Mematuhi SOP

Prasetyo Hadi menegaskan bahwa ketidakpatuhan terhadap SOP di SPPG menjadi penyebab utama dari kasus keracunan yang terjadi. "Karena data juga mengatakan bahwa di tempat-tempat yang terjadi permasalahan, hampir semuanya karena tidak menjalankan prosedur seperti yang seharusnya," ungkapnya.

Pentingnya mematuhi SOP dianggap krusial untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Pemerintah telah merencanakan untuk mengevaluasi dan memperbaiki semua aspek pelaksanaan program ini.

Perbaikan Program MBG dan Rencana Perpres

Menteri Sekretaris Negara memastikan bahwa program Makan Bergizi Gratis akan terus berlanjut dengan perbaikan yang diperlukan. Dia menegaskan bahwa "kekurangan yang terjadi itu yang kita perbaiki," bukan menghentikan programnya.

Prasetyo juga menyebutkan bahwa Perpres mengenai MBG sedang dalam proses penyempurnaan dan diperkirakan akan diratifikasi pada pekan ini. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan keamanan makanan yang disajikan dalam program tersebut.

Baca juga: Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Rutin untuk Meningkatkan Kualitas Hidup

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kasus Keracunan Makanan Terkait Program Makan Bergizi Gratis Capai 6.457 Korban

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!