BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 13 OKTOBER 2025 • 18:16 WIB

Konsumsi Kopi dan Anemia: Memahami Dampak pada Generasi Muda

Konsumsi Kopi dan Anemia: Memahami Dampak pada Generasi MudaKonsumsi Kopi dan Anemia: Memahami Dampak pada Generasi Muda

Tren konsumsi kopi di kalangan anak muda saat ini ternyata berkaitan erat dengan meningkatnya kasus anemia di Indonesia. Para dokter mengingatkan bahwa kebiasaan ini bisa menghambat penyerapan zat besi, yang sangat penting untuk kesehatan.

Baca juga: Pentingnya Self Love untuk Hubungan yang Sehat

Dr. Rovy Pratama, seorang praktisi kesehatan, memperingatkan bahwa anemia dapat muncul akibat kekurangan asupan zat besi serta penyerapan yang terhambat, terutama di antara generasi muda.

Dampak Konsumsi Kopi terhadap Kesehatan

Kopi menjadi minuman favorit banyak orang, khususnya di kalangan anak muda. Namun, Dr. Rovy Pratama mengingatkan bahwa kopi bisa menghambat penyerapan zat besi, yang diperlukan untuk mencegah anemia.

Dalam sebuah diskusi kesehatan di Jakarta Utara, Dr. Rovy menekankan, "Kopi ini menghambat penyerapan zat besi," yang menjadi isu kesehatan jika konsumsinya berlebihan.

Ia menambahkan bahwa walaupun makanan yang dikonsumsi sudah mengandung cukup zat besi, tapi jika disertai kopi, "tapi tidak diserap" dengan baik oleh tubuh ketika berkumpul dengan teman.

Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Ahmad Sahroni setelah Penjarahan

Faktor Penyebab Anemia di Kalangan Generasi Muda

Selain konsumsi kopi, kehilangan darah, terutama secara tidak sadar, menjadi faktor lain yang menyebabkan anemia. Dr. Rovy mencatat bahwa tren gaya hidup modern juga memperparah kondisi ini.

"Ada makan yang berlevel-level gitu ya, seblak mercon gitu ya, yang level-level lah. Nah itu salah satu penyebab seseorang mengalami kehilangan darah tanpa disadari," tuturnya, mengindikasikan pentingnya kesadaran akan makanan yang dikonsumsi.

Jumlah perempuan muda yang sering berkunjung ke coffee shop meningkat, dan ditambah dengan siklus menstruasi, mereka lebih rentan untuk mengalami anemia. Dr. Rovy menekankan pentingnya menjaga perhatian terhadap risiko ini, terutama bagi wanita.

Kesadaran Terhadap Kesehatan di Era Tren Kopi

Di era di mana konsumsi kopi menjadi gaya hidup baru, kesadaran akan efek jangka panjang dari kebiasaan ini semakin penting. Edukasi kesehatan untuk generasi muda sangat diperlukan agar mereka tidak mengabaikan dampak negatif yang mungkin muncul.

Dr. Rovy menyarankan agar anak muda lebih memperhatikan kombinasi makanan dan minuman yang dikonsumsi, terutama dalam momen-momen sosial. "Kesehatan seharusnya menjadi prioritas, bukan sekadar mengikuti tren," ujarnya.

Dengan memperhatikan pola makan yang baik dan menghindari kebiasaan buruk, generasi muda dapat berkontribusi positif terhadap pencegahan anemia. Fokus pada kesehatan menjadi esensial di tengah tren konsumsi kopi yang semakin meluas.

Baca juga: Koleksi Patung Superhero Anggota DPR RI Dihancurkan Dalam Penjarahan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Konsumsi Kopi dan Anemia: Memahami Dampak pada Generasi Muda

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!