Studi Menunjukkan Indonesia Sebagai Negara Paling Bahagia di Dunia
Sebuah studi terbaru dari Harvard T.H. Chan School of Public Health menempatkan Indonesia sebagai negara paling bahagia di dunia, mengungguli Jepang dan negara-negara lainnya.
Baca juga: WhatsApp Perbaiki Celah Keamanan yang Mengancam Pengguna Apple
Dengan melibatkan lebih dari 200.000 responden dari 22 negara, studi ini mengevaluasi berbagai aspek kemakmuran dan kebahagiaan masyarakat.
Studi ini dilaksanakan oleh beberapa institusi terkemuka, termasuk Baylor University dan Gallup, yang menaungi Human Flourishing Program.
Peneliti melakukan survei yang mencakup berbagai faktor kemakmuran, seperti stabilitas keuangan, kesehatan, dan keterlibatan sosial dari responden.
Data yang terkumpul mencakup partisipasi dari lebih dari 200.000 orang, yang mencerminkan beragam latar belakang dan kebudayaan di berbagai negara.
Baca juga: Uya Kuya Jadi Sorotan Setelah Rumahnya Dijenangi Massa
Indonesia berhasil meraih skor kemakmuran tertinggi di antara negara-negara yang diteliti dalam studi ini, mengungguli Meksiko, Filipina, dan Israel.
Di sisi lain, Jepang menempati posisi terendah dalam hal skor kemakmuran, diikuti oleh Turki yang berada di peringkat kedua terbawah.
Hasil ini menunjukkan bahwa kemakmuran tidak selalu berbanding lurus dengan kebahagiaan, bahkan di negara-negara yang dikenal memiliki kekayaan.
Penelitian ini juga menyoroti bahwa banyak negara yang menunjukkan tingkat kemakmuran yang tinggi tidak selalu kaya secara ekonomis.
Negara-negara tersebut cenderung memiliki kekayaan dalam bentuk hubungan sosial, termasuk pernikahan dan keterlibatan dalam komunitas.
Tyler VanderWeele menegaskan, 'Sebagian besar negara yang melaporkan tingkat kemakmuran komposit keseluruhan yang tinggi mungkin tidak kaya secara ekonomi, tetapi mereka cenderung kaya dalam hal persahabatan, pernikahan, dan keterlibatan komunitas, terutama dalam komunitas keagamaan.'
Baca juga: Microsoft Perkenalkan Fitur Penyimpanan Otomatis di Word ke OneDrive
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: