BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 20 OKTOBER 2025 • 21:02 WIB

Meningkatnya Perhatian terhadap Infeksi Streptococcus Tenggorokan di Indonesia

Meningkatnya Perhatian terhadap Infeksi Streptococcus Tenggorokan di IndonesiaMeningkatnya Perhatian terhadap Infeksi Streptococcus Tenggorokan di Indonesia

Infeksi Streptococcus pada tenggorokan telah menjadi sorotan di Indonesia karena dampak serius yang bisa ditimbulkannya jika tidak ditangani dengan tepat.

Baca juga: Pentingnya Self Love untuk Hubungan yang Sehat

Sering dikenal sebagai radang tenggorokan, penyakit ini memerlukan perhatian untuk mengenali gejala dan pengobatan yang tepat.

Gejala Infeksi Streptococcus

Gejala utama dari infeksi Streptococcus biasanya dimulai dengan sakit tenggorokan yang tajam, dan penderita sering mengalami kesulitan saat menelan atau berbicara.

Demam tinggi, yang bisa mencapai 39 derajat Celsius atau lebih, juga sering menyertai. Gejala lainnya termasuk pembengkakan kelenjar getah bening di leher dan kehadiran bercak merah pada langit-langit mulut.

Penting bagi individu, khususnya anak-anak dan orang tua, untuk segera memperhatikan gejala ini. Perawatan yang cepat dapat meningkatkan peluang pemulihan yang lebih baik.

Baca juga: Gula Tersembunyi dalam Makanan Sehari-Hari

Penyebab dan Penularan

Infeksi tenggorokan ini disebabkan oleh bakteri Streptococcus pyogenes yang menyebar melalui percikan air liur ketika seseorang yang terinfeksi batuk atau bersin.

Berlokasi dekat dengan individu terinfeksi dapat meningkatkan risiko penularan, sehingga menjaga kebersihan tangan dan menghindari berbagi barang pribadi adalah langkah pencegahan yang penting.

Sisa makanan dan minuman juga memiliki potensi sebagai jalur penularan jika digunakan secara bersama-sama. Kesadaran akan kebersihan merupakan langkah awal dalam pencegahan infeksi ini.

Pengobatan dan Pencegahan

Pengobatan untuk infeksi Streptococcus melibatkan penggunaan antibiotik yang efektif. Antibiotik berfungsi untuk mengurangi durasi gejala dan mencegah komplikasi lebih lanjut.

Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa penicillin dan amoxicillin adalah beberapa obat yang sering diresepkan untuk infeksi ini. Menyelesaikan seluruh dosis antibiotik yang diresepkan sangatlah penting, meskipun gejala sudah mulai mereda.

Di samping terapi antibiotik, menjaga pola makan yang baik serta cukup istirahat juga memiliki peranan penting dalam proses pemulihan. Menghindari makanan yang terlalu pedas atau asam dapat membantu mengurangi rasa sakit.

Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Tidur dengan Tips Fengshui

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Meningkatnya Perhatian terhadap Infeksi Streptococcus Tenggorokan di Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!