BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 20 NOVEMBER 2025 • 11:13 WIB

Peningkatan Kasus Penyakit Autoimun di Indonesia: Apa yang Perlu Diketahui?

Peningkatan Kasus Penyakit Autoimun di Indonesia: Apa yang Perlu Diketahui?Peningkatan Kasus Penyakit Autoimun di Indonesia: Apa yang Perlu Diketahui?

Dalam beberapa tahun terakhir, penyakit autoimun semakin banyak dialami oleh masyarakat Indonesia, termasuk lupus dan rheumatoid arthritis. Penyakit ini membuat sistem kekebalan tubuh menjadi overreact dan menyerang sel-sel sehat dalam tubuh.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Alexander Isak

Banyak orang masih bingung tentang penyebab peningkatan penyakit ini. Penelitian menunjukkan ada beberapa faktor pemicu yang perlu diketahui agar bisa mengambil langkah pencegahan yang tepat.

Faktor Genetik dan Keluarga

Salah satu faktor utama yang sering berkontribusi terhadap penyakit autoimun adalah faktor genetik. Jika ada anggota keluarga yang menderita penyakit autoimun, risiko untuk terkena penyakit serupa menjadi lebih tinggi.

Penelitian menunjukkan bahwa ada lebih dari 100 jenis penyakit autoimun, dan kecenderungan genetik dapat memicu munculnya penyakit ini di dalam keluarga. Meskipun faktor genetik menjadi penyebab, tidak semua orang dengan riwayat keluarga akan pasti mengalaminya.

Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua terhadap Psikologis Anak

Lingkungan dan Polusi

Faktor lingkungan juga tidak boleh diabaikan dalam peningkatan penyakit autoimun. Polusi udara, bahan kimia, dan paparan racun dapat mempengaruhi sistem imun seseorang.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa paparan substansi berbahaya seperti pestisida dan logam berat dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit autoimun. Di kota-kota besar Indonesia yang padat, tingkat polusi menjadi semakin tinggi, yang dapat berkontribusi pada masalah kesehatan jangka panjang.

Stres dan Gaya Hidup

Stres adalah salah satu faktor yang sering diabaikan tetapi berpengaruh besar pada kesehatan, termasuk kesehatan imun. Ketika seseorang mengalami stres berkepanjangan, sistem kekebalan tubuhnya bisa terganggu.

Di era modern ini, banyak orang yang hidup dengan tekanan kerja dan tantangan sehari-hari yang menguras emosi. Gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan yang buruk dan kurangnya aktivitas fisik, juga dapat memperburuk kondisi kesehatan dan memicu penyakit autoimun.

Baca juga: Cara Aman Berolahraga: Tips Menghindari Cedera

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Peningkatan Kasus Penyakit Autoimun di Indonesia: Apa yang Perlu Diketahui?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!