BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 28 NOVEMBER 2025 • 15:01 WIB

Dampak Makanan Terhadap Fungsi Otak: Hati-Hati dengan Pilihan Anda

Dampak Makanan Terhadap Fungsi Otak: Hati-Hati dengan Pilihan AndaDampak Makanan Terhadap Fungsi Otak: Hati-Hati dengan Pilihan Anda

Makanan yang kita konsumsi ternyata bisa mempengaruhi fungsi otak secara signifikan. Beberapa jenis makanan bahkan dapat menyebabkan penurunan kinerja otak kita, sesuai hasil penelitian terbaru.

Baca juga: Kemenperin Belum Terima Pengajuan Izin Penjualan iPhone 17 dari Apple

Studi menunjukkan bahwa ada beberapa makanan yang harus kita waspadai karena dapat membuat fokus kita menurun. Artikel ini akan mengupas makanan-makanan tersebut dan dampaknya terhadap otak.

Makanan Olahan dan Daging Proses

Makanan olahan seringkali mengandung bahan tambahan yang tidak sehat dan tinggi garam, gula, serta lemak jenuh. Studi yang dipublikasikan di American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa konsumsi makanan olahan dapat mengganggu kognisi dan memori.

Daging proses seperti sosis dan ham juga masuk dalam kategori ini. Peneliti telah menemukan bahwa konsumsi tinggi daging olahan berhubungan dengan peningkatan risiko demensia.

Kandungan nitrat dan bahan pengawet dalam daging olahan diduga dapat merusak sel-sel otak. Oleh karena itu, mengurangi konsumsi jenis makanan ini sangat dianjurkan.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dalam Acara Seni Melawan Tirani

Gula yang Berlebihan

Konsumsi gula berlebihan bukan hanya menjadi penyebab diabetes, tetapi juga dapat mempengaruhi otak. Penelitian yang dilakukan oleh Journal of Neuroscience menunjukkan bahwa tingginya konsumsi gula dapat mengurangi kemampuan otak untuk berfungsi dengan baik.

Gula dapat mempengaruhi produksi hormon insulin, yang berperan penting dalam kesehatan otak. Ketidakseimbangan insulin dapat menyebabkan masalah kognitif, termasuk hilangnya daya ingat.

Penggunaan pemanis buatan dalam makanan juga bisa menjadi masalah. Beberapa studi menunjukkan bahwa pemanis buatan dapat mengganggu keseimbangan neurotransmitter di otak.

Lemak Trans

Lemak trans umum ditemukan dalam makanan cepat saji dan camilan kemasan. Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Neurology, lemak trans dapat mempercepat penurunan fungsi kognitif.

Konsumsi lemak trans mengurangi aliran darah ke otak dan dapat berkontribusi pada masalah ingatan. Hal ini dikarenakan lemak trans dapat menyebabkan peradangan dalam tubuh, termasuk otak.

Makanan yang mengandung lemak trans seperti panganan yang digoreng dan makanan ringan tinggi kalori sebaiknya dihindari untuk menjaga kesehatan otak.

Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Ahmad Sahroni setelah Penjarahan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Dampak Makanan Terhadap Fungsi Otak: Hati-Hati dengan Pilihan Anda

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!