Mengenali Nyeri Dada: Tanda Bahaya Kesehatan atau Stres?
Rasa nyeri di dada yang muncul akibat stres menjelang tenggat waktu kerja bisa menjadi sinyal masalah kesehatan yang serius. Penting untuk mengenali tanda-tanda ini agar tidak terlambat dalam penanganan.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
Pakar kesehatan mengingatkan bahwa meskipun nyeri dada tidak selalu berhubungan dengan jantung, kewaspadaan dan pengelolaan stres yang baik tetap diperlukan untuk menghindari risiko kesehatan yang lebih besar.
Tekanan dari pekerjaan dan ekspektasi yang tinggi dapat menyebabkan tubuh melepaskan hormon stres seperti adrenalin dan kortisol. Kenaikan hormon ini biasanya memicu respons fisik seperti jantung berdebar dan ketegangan otot, yang berpotensi menimbulkan nyeri di dada.
Kesalahpahaman sering terjadi saat seseorang menganggap nyeri dada hanya akibat stres. Padahal, nyeri ini bisa menjadi gejala awal penyakit jantung yang perlu diwaspadai.
Maka dari itu, mengenali gejala dan mengelola stres dengan efektif adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang.
Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C untuk Daya Tahan Tubuh yang Optimal
Dr. Vireza Pratama, SpJP(K), FIHA, FAsCC, FSCAI dari Mayapada Hospital menyampaikan bahwa nyeri dada akibat stres biasanya bersifat sementara. "Nyeri dada harus diperhatikan jika menjalar ke lengan, rahang, atau punggung, serta disertai gejala berat seperti pingsan atau sesak napas," ujarnya.
Jika rasa nyeri berlanjut lebih dari 15 menit, maka perlu ada kewaspadaan lebih. Terutama jika nyeri tersebut muncul saat beristirahat atau terasa sangat menyakitkan, ini bisa menjadi tanda potensi serangan jantung.
Maka, penting untuk tidak mengabaikan gejala ini dan mencari perhatian medis bila diperlukan.
Mayapada Hospital Jakarta Selatan memiliki layanan Chest Pain Unit yang berfungsi untuk mengevaluasi penyebab nyeri dada tanpa biaya, jika tidak ditemukan tanda gangguan jantung. Dr. Fiktorius Kuludong MM, Hospital Director Mayapada Hospital, menekankan bahwa layanan ini adalah langkah awal penting dalam mendeteksi ancaman kesehatan.
Jika gejala mengarah ke serangan jantung, tim Cardiac Emergency Mayapada Hospital siap memberikan tindakan dengan prosedur standar dalam waktu kurang dari 60 menit. Ini adalah bagian dari Cardiovascular Center yang menyediakan penanganan menyeluruh untuk masalah kesehatan jantung.
Keberadaan layanan tersebut menjadi sangat signifikan untuk membantu pasien yang mengalami gejala nyeri dada, sehingga mencegah risiko lebih lanjut yang bisa terjadi.
Baca juga: Meningkatkan Produktivitas: Feng Shui di Meja Kerja
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: