BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Sabtu, 13 DESEMBER 2025 • 20:07 WIB

Risiko Kesehatan Tersembunyi dari Konsumsi Energy Drink Berlebihan

Risiko Kesehatan Tersembunyi dari Konsumsi Energy Drink BerlebihanRisiko Kesehatan Tersembunyi dari Konsumsi Energy Drink Berlebihan

Minuman energi yang sering dianggap sebagai sumber tenaga instan ternyata berpotensi meningkatkan risiko kesehatan serius, seperti stroke, bahkan pada individu tanpa faktor risiko sebelumnya.

Baca juga: Kemenperin Belum Terima Pengajuan Izin Penjualan iPhone 17 dari Apple

Sebuah laporan kasus dari BMJ Case Reports mencatat kejadian mengejutkan di Inggris, di mana seorang pria sehat mengalami stroke setelah rutin mengonsumsi delapan kaleng energy drink sehari.

Kasus Stroke Terkait Konsumsi Energy Drink

Laporan medis mengungkapkan seorang pria berusia sekitar 50 tahun kolaps secara tiba-tiba dan mengalami kerusakan otak permanen akibat konsumsi energy drink berlebihan. Riwayat medis pria tersebut tidak menunjukkan adanya penyakit berbahaya sebelumnya.

Setelah penyelidikan lebih lanjut, terungkap bahwa pria tersebut mengonsumsi delapan kaleng energy drink setiap hari, dengan kadar kafein lebih dari 1.200 mg, yang jauh melebihi batas aman yang direkomendasikan bagi orang dewasa.

Baca juga: Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil yang Sering Terabaikan

Dampak Kafein pada Kesehatan

Akumulasi kafein dalam tubuh pria tersebut menyebabkan lonjakan tekanan darah ekstrem hingga 254/150 mmHg, yang memicu stroke pada thalamus. Bagian otak ini berperan penting dalam pengaturan gerak dan sensasi, menimbulkan gejala seperti kehilangan keseimbangan, mati rasa, serta kesulitan berbicara dan berjalan.

Meskipun tekanan darahnya sempat menurun setelah perawatan darurat, masalah tersebut kembali muncul beberapa hari kemudian. Dokter pun terpaksa melakukan pemeriksaan lebih mendalam untuk mencari penyebab mendasar dari kondisi pria ini.

Regulasi Konsumsi Energy Drink yang Diperlukan

Temuan dari laporan medis ini menunjukkan bahwa kadar kafein dan gula yang tinggi dalam energy drink dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan meningkatkan risiko terjadinya penggumpalan. Hasil CT angiogram juga menunjukkan adanya spasme pada pembuluh darah, sebagai bukti adanya gangguan vasokonstriksi serebral yang berpotensi menyebabkan stroke.

Dengan meningkatnya tren konsumsi energy drink, para ahli menekankan pentingnya memperhatikan isu kesehatan ini. Mereka merekomendasikan regulasi yang lebih ketat terhadap penjualan dan promosi energy drink, khususnya untuk kelompok usia muda.

Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua terhadap Psikologis Anak

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Risiko Kesehatan Tersembunyi dari Konsumsi Energy Drink Berlebihan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!