BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Sabtu, 10 JANUARI 2026 • 21:19 WIB

Kafein: Senjata Rahasia dalam Pengendalian Lemak dan Risiko Diabetes

Kafein: Senjata Rahasia dalam Pengendalian Lemak dan Risiko DiabetesKafein: Senjata Rahasia dalam Pengendalian Lemak dan Risiko Diabetes

Minuman berkafein seperti kopi dapat memberikan lebih dari sekadar rasa segar, tetapi juga pengaruh signifikan terhadap lemak tubuh. Penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal BMJ Medicine menunjukkan adanya kaitan kuat antara kadar kafein dalam darah, berat badan, dan risiko diabetes tipe 2.

Baca juga: Uya Kuya Jadi Sorotan Setelah Rumahnya Dijenangi Massa

Studi ini melibatkan hampir 10.000 partisipan dan menemukan bahwa kafein tidak hanya berfungsi sebagai stimulan, tetapi juga dapat membantu mengatur massa lemak tubuh serta meminimalkan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular.

Analisis Data dan Temuan Utama

Penelitian ini menganalisis data dari sekitar 10.000 orang dengan fokus pada genetik yang berhubungan dengan metabolisme kafein. Hasil menunjukkan bahwa kadar kafein yang tinggi dalam plasma darah terkait dengan indeks massa tubuh (IMT) yang lebih rendah dan jumlah lemak tubuh yang lebih sedikit.

Tim peneliti dari Karolinska Institute di Swedia, University of Bristol di Inggris, dan Imperial College London menemukan bahwa mekanisme biologis tertentu dalam metabolisme kafein berperan penting dalam manfaat ini. Kafein terbukti memiliki efek positif dalam pengaturan berat badan yang lebih efektif.

Dengan hasil ini, kafein bisa dipertimbangkan sebagai salah satu faktor yang berkontribusi pada kesehatan secara keseluruhan, terutama di era di mana obesitas dan diabetes semakin meningkat.

Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital

Variasi Genetik dan Metabolisme Kafein

Studi ini juga melakukan pengkajian terhadap variasi genetik yang memengaruhi kecepatan metabolisme kafein. Gen CYP1A2 dan AHR berperan sebagai 'pengatur' yang menentukan efisiensi tubuh dalam memecah kafein.

Mereka yang memiliki variasi gen yang mengolah kafein lebih lambat cenderung memiliki kadar kafein yang bertahan lebih lama, meskipun mereka mungkin mengonsumsi kafein dalam jumlah yang lebih sedikit. Hal ini mengindikasikan bahwa perbedaan metabolisme mengakibatkan pengaruh kafein dalam pengurangan lemak tubuh yang bervariasi.

Understanding these genetic differences can lead to a more personalized approach to dietary caffeine intake and its potential benefits.

Kafein dan Kesehatan Jantung

Salah satu keuntungan signifikan kafein ini adalah kemampuannya dalam menurunkan massa lemak tubuh, yang berkontribusi terhadap pengurangan risiko diabetes tipe 2. Sekitar setengah dari efek tersebut disebabkan oleh hilangnya lemak, sedangkan kesehatan jantung juga tidak terpengaruh negativ.

Penelitian menemukan tidak ada bukti yang menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi kafein dan risiko penyakit kardiovaskular, seperti fibrilasi atrium, kegagalan jantung, atau stroke. Hal ini menandakan bahwa kafein dapat dikonsumsi dalam batas yang wajar tanpa memberikan dampak merugikan bagi kesehatan jantung.

Namun, meskipun penelitian ini menunjukkan banyak manfaat, penting juga untuk mempertimbangkan efek samping yang mungkin muncul dari konsumsi kafein, termasuk dampak pada sistem saraf dan pencernaan.

Baca juga: Sepatu Putih: Item Wajib dalam Lemari Pakaian

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kafein: Senjata Rahasia dalam Pengendalian Lemak dan Risiko Diabetes

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!