Pengaruh Cahaya Terhadap Suasana Hati dan Kesehatan Mental
Apakah kamu sering merasa lebih bersemangat saat cuaca cerah? Ternyata, cahaya memiliki dampak signifikan terhadap mood dan kesehatan mental kita.
Baca juga: Denza Luncurkan Versi Terbaru D9 dengan Harga Terjangkau di China
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kondisi pencahayaan dapat memengaruhi emosi sehari-hari serta daya tahan mental, dari sinar matahari hingga lampu neon.
Cahaya memiliki efek yang signifikan terhadap mood manusia. Sedikit cahaya dapat menyebabkan perasaan sedih atau malas, sedangkan cahaya yang cukup mampu meningkatkan semangat.
Penelitian menunjukkan bahwa paparan sinar matahari bisa meningkatkan kadar serotonin, yang sering disebut sebagai 'hormon bahagia'. Maka tak heran, saat hari mendung, banyak orang merasa kurang bersemangat.
Dalam suasana yang lebih redup, produksi melatonin meningkat, yang bisa membuat kita merasa lebih mengantuk. Hal ini menunjukkan bagaimana ritme sirkadian kita sangat dipengaruhi oleh cahaya.
Oleh karena itu, memilih tempat dengan pencahayaan alami bisa membantu memperbaiki suasana hati kita.
Ada berbagai jenis cahaya yang bisa memengaruhi mood kita, termasuk cahaya alami dan buatan. Cahaya alami, seperti sinar matahari, memberikan efek positif yang paling besar.
Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua terhadap Psikologis Anak
Sebaliknya, cahaya buatan, seperti lampu neon atau fluoresein, dapat menciptakan suasana yang berbeda. Paparan berlebih dari lampu tersebut dalam waktu lama dapat menyebabkan rasa lelah dan stres.
Cahaya dengan warna tertentu juga dapat memengaruhi emosi. Misalnya, cahaya biru diketahui bisa membantu meningkatkan fokus, sedangkan cahaya merah dapat menciptakan suasana hangat dan akrab.
Maka, pemilihan warna lampu di rumah atau tempat kerja bisa berkontribusi pada kesehatan mental kita.
Banyak studi menunjukkan bahwa kekurangan cahaya, terutama di musim dingin, bisa berkontribusi pada gangguan afektif musiman atau Seasonal Affective Disorder (SAD).
Gejala umum dari kondisi ini termasuk perasaan sedih dan kurangnya energi. Mencari terapi cahaya menjadi salah satu solusi yang banyak digunakan oleh mereka yang mengalami masalah ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: