BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 19 JANUARI 2026 • 13:30 WIB

Tantangan Sistem Imun Melawan Super Flu yang Mengkhawatirkan

Tantangan Sistem Imun Melawan Super Flu yang MengkhawatirkanTantangan Sistem Imun Melawan Super Flu yang Mengkhawatirkan

Super flu, yang dominan disebabkan oleh virus H3N2, menunjukkan kemampuan untuk menghindari antibodi dari infeksi sebelumnya, mempersulit respons sistem imun manusia. Virus ini juga memiliki viral load yang tinggi, yang berkontribusi pada peningkatan keparahan gejala pada pasien yang terinfeksi meskipun pernah menderita flu sebelumnya.

Baca juga: Desta Dukung Tuntutan ’17+8′ Usai Dihujat Soal Pilihan Politik

Dokter spesialis paru, dr. Brigitta Devi Anindita Hapsari, Sp.P(K), menjelaskan perbedaan mendalam antara super flu dan influenza musiman biasa. Menurutnya, mekanisme infeksi super flu jauh lebih kompleks, sehingga dampaknya bisa lebih serius bagi kesehatan individu.

Antibodi dan Mekanisme Pertahanan Tubuh

Setelah terinfeksi flu, tubuh biasanya akan membentuk antibodi yang berfungsi sebagai benteng pertahanan alami. Antibodi tersebut membantu mengenali virus dan melawan infeksi saat terpapar kembali.

Pada kasus influenza biasa, mekanisme ini seringkali cukup efektif untuk meringankan gejala penyakit. Namun, virus H3N2 yang menyebabkan super flu dapat mengacaukan proses perlindungan imun ini.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan

Kemampuan Virus H3N2 Menghindari Antibodi

Virus H3N2 dikenal memiliki strategi untuk menghindari deteksi antibodi yang dihasilkan dari infeksi influenza sebelumnya. Hasilnya, tubuh merespons infeksi ini seolah-olah berhadapan dengan virus baru, yang memperlambat respons imun pada tahap awal.

Dr. Brigitta menegaskan, akibat dari kemampuan ini, sistem imun harus bekerja lebih keras saat menghadapi super flu. Hal ini berkontribusi pada peningkatan kemungkinan munculnya gejala yang lebih berat dan komplikasi kesehatan.

Risiko Bagi Pasien Komorbid dan Peran Vaksinasi

Pasien yang memiliki penyakit penyerta, atau komorbid, lebih rentan terhadap dampak serius dari super flu. Kondisi kesehatan yang ada sebelumnya sering kali membuat sistem imun mereka dalam keadaan lemah dan tidak optimal.

Walaupun vaksin influenza tidak selalu efektif dalam mencegah infeksi super flu, dr. Brigitta menyatakan bahwa vaksin berfungsi untuk melatih sistem imun dalam mengenali dan merespons infeksi. Ini dapat mengurangi kemungkinan terjadinya gejala berat dan risiko kematian yang lebih tinggi.

Baca juga: Denza Luncurkan Versi Terbaru D9 dengan Harga Terjangkau di China

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Tantangan Sistem Imun Melawan Super Flu yang Mengkhawatirkan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!