BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 23 JANUARI 2026 • 17:29 WIB

Menyikapi Kegemukan dan Ancaman Diabetes Menurut Kementerian Kesehatan

Menyikapi Kegemukan dan Ancaman Diabetes Menurut Kementerian KesehatanMenyikapi Kegemukan dan Ancaman Diabetes Menurut Kementerian Kesehatan

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa masalah kegemukan perlu perhatian lebih dari masyarakat.

Baca juga: Kota-Kota di Indonesia untuk Liburan Sendirian

Kelebihan berat badan tidak hanya berdampak pada penampilan, tetapi juga dapat meningkatkan risiko penyakit serius seperti diabetes.

Persepsi Masyarakat tentang Kegemukan

Banyak individu merasa tidak ada masalah dengan berat badan berlebih, meskipun aktivitas sehari-hari tetap normal.

Namun, hal ini sering kali membuat mereka mengabaikan kesehatan, padahal kelebihan berat badan dapat menyebabkan gangguan metabolik yang serius.

Menkes Budi menekankan, 'Gemuk itu masalah. Gemuk itu nanti akan menyebabkan tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan gula darah.' Ini menunjukkan bahwa dampak jangka panjang dari kegemukan sering kali diabaikan.

Beliau juga menambahkan bahwa kondisi sehat yang dirasakan oleh seseorang tidak selalu berarti bebas dari risiko kesehatan. Gangguan gula darah bisa saja berkembang tanpa disadari dan menimbulkan komplikasi yang serius.

Kaitan Antara Kegemukan dan Gula Darah

Secara ilmiah, kelebihan berat badan berkaitan erat dengan gangguan pengaturan gula darah melalui resistensi insulin.

Baca juga: Menunjukkan Cinta Melalui Tindakan Kecil untuk Pasangan

Dalam kondisi obesitas, terutama dengan penumpukan lemak di area perut, jaringan lemak dapat menghasilkan zat proinflamasi yang mengganggu fungsi insulin.

Proses ini sering tidak menunjukkan gejala, di mana individu merasa sehat meskipun kadar gula darah mulai meningkat.

Menkes mengingatkan, 'Ini gula, gula ini mother of all diseases,' menggarisbawahi betapa seriusnya dampak dari gula darah yang tidak terkelola.

Pentingnya Deteksi Dini dan Pengendalian Gula Darah

Diabetes sering kali hadir tanpa gejala yang jelas, sehingga sulit untuk dideteksi.

Kadar gula dapat meningkat perlahan tanpa menimbulkan gejala fisik, membuat banyak orang tidak sadar kondisi mereka hingga komplikasi muncul.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Menyikapi Kegemukan dan Ancaman Diabetes Menurut Kementerian Kesehatan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!