BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 26 JANUARI 2026 • 20:55 WIB

Menggali Fakta Tuberkulosis Ginjal Setelah Kepergian Lucky Widja

Menggali Fakta Tuberkulosis Ginjal Setelah Kepergian Lucky WidjaMenggali Fakta Tuberkulosis Ginjal Setelah Kepergian Lucky Widja

Vokalis band Element, Lucky Widja, meninggal pada usia 49 tahun di RS Halim, Jakarta, pada 25 Januari 2026 setelah melawan tuberkulosis ginjal. Berita duka ini mengingatkan kita akan pentingnya kesadaran terhadap penyakit yang sering terabaikan ini.

Baca juga: Aksi Neofobia di Stasiun Cikini: Pria Melompat ke Atas KRL Viral di Media Sosial

Sebelum kepergiannya, Lucky berbagi pengalaman mengenai penyakitnya, menunjukkan dampak serius dari tuberkulosis ginjal yang dapat menyerang siapa saja. Meninggalnya Lucky mengangkat masalah kesehatan ginjal yang perlu diperhatikan oleh banyak orang.

Perjuangan Terakhir Lucky Widja

Lucky Widja terus berjuang melawan tuberkulosis ginjal setelah terdiagnosis pada tahun 2022. Dalam sebuah unggahan di media sosial, rekan bandnya, Ferdy Tahier, menyatakan, "Lo sudah tenang, nggak sakit lagi, nggak butuh cuci darah lagi, nggak perlu oxygen lagi."

Kondisi kesehatan Lucky semakin menurun, khususnya selama bulan Ramadhan ketika ia mengalami kelemahan ekstrem yang membuatnya harus merangkak menuju tempat tidur.

Pemeriksaan medis menunjukkan fungsi ginjalnya hanya mencapai 18 persen, dan infeksi tuberkulosis baru ditemukan sebagai komplikasi kondisi tersebut.

Baca juga: Microsoft Perkenalkan Fitur Penyimpanan Otomatis di Word ke OneDrive

Apa Itu Tuberkulosis Ginjal?

Tuberkulosis ginjal disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menginfeksi ginjal, tergolong penyakit langka karena lebih umum menyerang paru-paru. Infeksi ini dapat menyebar melalui aliran darah dari jaringan paru-paru yang terinfeksi.

Penyakit ini lebih aktif pada individu dengan sistem imun lemah, dan bakteri dapat berada dalam kondisi tidak aktif hingga imun tubuh menurun.

Gejala dapat bervariasi, di antaranya adanya darah dalam urine, nyeri di area pinggang, dan nyeri saat berkemih, namun tidak semua pengidap mengalami gejala yang sama.

Pentingnya Kesadaran akan Tuberkulosis Ginjal

Meningkatkan kesadaran mengenai tuberkulosis ginjal adalah langkah kunci untuk menurunkan angka kematian akibat penyakit ini. Banyak orang tidak menyadari gejala awal dan penting untuk melakukan pemeriksaan lanjutan jika terdapat keluhan mencurigakan.

Pengobatan yang cepat dan tepat dapat membantu pemulihan serta meningkatkan kualitas hidup para pengidap. Edukasi tentang gejala dan pencegahan sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan individu.

Kepergian Lucky diharapkan dapat meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan ginjal dan tuberkulosis secara umum untuk mencegah hilangnya talenta berharga di masa depan.

Baca juga: Olahraga Low Impact: Solusi Ideal untuk Pemula Memulai Kebiasaan Sehat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Menggali Fakta Tuberkulosis Ginjal Setelah Kepergian Lucky Widja

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!