BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 28 JANUARI 2026 • 13:35 WIB

Kekhawatiran Masyarakat Pasca Pencurian Pelat Besi di JPO Jakarta Barat

Kekhawatiran Masyarakat Pasca Pencurian Pelat Besi di JPO Jakarta BaratKekhawatiran Masyarakat Pasca Pencurian Pelat Besi di JPO Jakarta Barat

Kasus pencurian pelat besi di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sahabat, Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat kembali terjadi pada Sabtu (24/1). Insiden ini memunculkan keprihatinan di kalangan masyarakat dan desakan untuk meningkatkan pengawasan di fasilitas publik.

Baca juga: Meningkatkan Produktivitas: Feng Shui di Meja Kerja

Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, meminta pemerintah agar pengawasan di JPO diperkuat, menekankan bahwa tindakan pencurian mengancam keselamatan pengguna jalan. Ia menyoroti pentingnya pemasangan CCTV yang berfungsi optimal dan terintegrasi dengan aparat kepolisian.

Fenomena Pencurian Pelat Besi di Jakarta

Pencurian pelat besi di JPO bukanlah peristiwa baru di Jakarta. Seringnya kejadian serupa menunjukkan adanya kelemahan dalam sistem pengamanan fasilitas publik yang seharusnya dilindungi.

Khoirudin menegaskan bahwa hilangnya pelat besi di JPO sangat membahayakan keselamatan masyarakat. "JPO itu fasilitas keselamatan. Kalau lantainya bolong, risikonya fatal. Ini menyangkut nyawa orang," ungkapnya.

Baca juga: Pentingnya Mengonsumsi Obat Cacing Secara Rutin untuk Kesehatan

Perlunya CCTV yang Efektif

Dalam rangka mengurangi angka pencurian, Khoirudin menyerukan perlunya pemasangan CCTV yang memadai di lokasi-lokasi JPO yang sering menjadi sasaran. "CCTV itu perlu dan relevan, tapi jangan sekadar dipasang. Harus dipastikan aktif, terawat, dan ada pemantauan real time," tegasnya.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya integrasi sistem CCTV dengan pihak kepolisian. "CCTV harus terintegrasi dengan respons cepat dari petugas, baik kepolisian, Satpol PP, maupun dinas terkait. Kalau hanya merekam tanpa tindak lanjut, itu percuma," jelasnya.

Evaluasi Desain dan Material JPO

Khoirudin mendorong pemerintah untuk mempertimbangkan desain dan material JPO agar tidak mudah dicuri. "Kalau memang memungkinkan, desain dan material JPO juga perlu dievaluasi. Jangan sampai fasilitas publik terus jadi sasaran karena nilai besinya tinggi," tambahnya.

Kekhawatiran masyarakat semakin meningkat setelah hilangnya pelat besi berukuran 1x2 meter dan komponen lainnya di JPO Sahabat. Ketiadaan pelat besi ini membuat lantai JPO menjadi bolong, meningkatkan risiko bagi pengguna jalan.

Baca juga: Ketegangan di Rapat Koordinasi Komisi XIII DPR RI Mengenai Royalti Lagu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kekhawatiran Masyarakat Pasca Pencurian Pelat Besi di JPO Jakarta Barat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!