Mengapa Kita Sering Merasa Lapar Meskipun Baru Makan?
Sering merasa lapar meski baru saja menikmati makanan? Ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor yang memengaruhi nafsu makan kita.
Baca juga: Menggali Potensi Finfluencer di Era Digital: Panduan Memperbaiki Keuangan Pribadi
Dari ketidakseimbangan hormon hingga pengaruh psikologis, mari kita eksplorasi lebih dalam fenomena yang sering menjadi permasalahan bagi banyak orang.
Salah satu penyebab utama seseorang merasa lapar kembali setelah makan adalah ketidakseimbangan hormon. Hormon ghrelin, yang dikenal sebagai hormon lapar, diproduksi oleh lambung dan memberi sinyal pada otak bahwa kita ingin makan.
Ketika kadar ghrelin meningkat, perasaan lapar pun dapat muncul meski perut sudah terisi. Beberapa kondisi seperti stres dan kurang tidur bisa meningkatkan produksi hormon ini.
Di samping ghrelin, hormon leptin juga memiliki peran penting. Leptin mengirimkan sinyal kenyang ke otak, namun jika tubuh tidak peka terhadap leptin, kita bisa tetap merasa lapar.
Baca juga: Denza Luncurkan Versi Terbaru D9 dengan Harga Terjangkau di China
Nafsu makan dipengaruhi tidak hanya oleh faktor fisik, tetapi juga psikologis. Banyak individu yang makan karena alasan emosional, seperti kebosanan, stres, atau untuk merayakan momen tertentu.
Ketika stres, tubuh dapat memproduksi lebih banyak kortisol yang berfungsi untuk meningkatkan nafsu makan. Hal ini menjelaskan mengapa beberapa orang cenderung mencari camilan ketika merasa tertekan.
Terdapat juga fenomena 'makan impulsif', di mana seseorang makan bukan karena lapar, tetapi karena tergoda oleh makanan yang terlihat menggiurkan, misalnya saat melihat iklan makanan.
Kebiasaan makan yang kurang baik, seperti makan terburu-buru atau tidak memilih makanan yang sehat, dapat menyebabkan rasa lapar lebih cepat setelah makan. Makanan yang tinggi gula dan karbohidrat sederhana bisa menyebabkan lonjakan gula darah yang berujung pada penurunan drastis, sehingga perasaan lapar muncul kembali.
Mengonsumsi makanan tanpa mempertimbangkan proporsi yang tepat juga dapat berkontribusi terhadap rasa lapar. Jika asupan makanan tidak seimbang, tubuh tetap merasa kurang nutrisi.
Mengatur waktu makan serta memilih makanan bergizi, seperti yang kaya protein dan serat, dapat membantu menjaga rasa kenyang lebih lama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: