BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 12 FEBRUARI 2026 • 14:42 WIB

Pengaruh Metode Seduh Terhadap Kadar Kolesterol Kopi

Pengaruh Metode Seduh Terhadap Kadar Kolesterol KopiPengaruh Metode Seduh Terhadap Kadar Kolesterol Kopi

Metode seduh kopi ternyata memiliki pengaruh signifikan terhadap kadar kolesterol dalam tubuh. Riset terbaru menunjukkan bahwa senyawa dalam kopi dapat meningkatkan kolesterol LDL jika tidak disiapkan dengan cara yang tepat.

Baca juga: Menggali Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Mental dan Emosional

Di Indonesia, sebagai salah satu negara penggemar kopi terbesar, pemahaman mengenai efek kesehatan dari cara menyeduh kopi menjadi sangat penting. Masyarakat perlu mengetahui bagaimana konsumsi kopi dapat tetap aman bagi kesehatan.

Manfaat Positif Dari Konsumsi Kopi

Konsumsi kopi dalam jumlah moderat, sekitar tiga hingga lima cangkir per hari, dapat memberikan berbagai keuntungan untuk kesehatan. Beberapa manfaat ini termasuk penurunan risiko kematian dini dan perlindungan terhadap penyakit jantung serta stroke.

Penelitian juga menunjukkan bahwa kopi dapat menurunkan risiko kanker hati dan rahim. Dengan lebih dari seribu senyawa bioaktif, kafein adalah komponen kopi yang paling dikenal berkat efek stimulan dan rasa pahitnya yang khas.

Baca juga: Penjarahan Rumah Uya Kuya: Dampak Viralitas Video Joget anggota DPR

Bagaimana Kolesterol LDL Meningkat akibat Diterpen

Senyawa lipid yang dikenal sebagai diterpen, seperti cafestol dan kahweol, menjadi fokus dalam memahami peningkatan kolesterol LDL. Senyawa-senyawa ini menghambat pembentukan asam empedu dari kolesterol di hati dan juga mengurangi jumlah reseptor LDL, meningkatkan kadar kolesterol LDL dalam darah.

Sebuah studi menunjukkan bahwa memasukkan 10 mg cafestol dalam diet harian dapat menaikkan kolesterol total sekitar 5 mg/dL. Meskipun, menariknya, efek ini dapat bersifat reversibel jika konsumsi cafestol dihentikan.

Perbedaan Metode Seduh dan Kandungan Diterpen

Kandungan diterpen dalam kopi sangat bergantung pada metode seduh yang digunakan. Sebagai contoh, kopi tubruk, kopi rebus, dan French Press cenderung menghasilkan kadar diterpen yang tinggi, sementara espresso memiliki kadar moderat sekitar 1 mg cafestol per cangkir.

Di sisi lain, metode seduh kopi instan dan menggunakan filter kertas seperti V60 sangat efektif dalam mengurangi kadar cafestol dan kahweol. Filter kertas mampu menjebak lebih dari 95% senyawa tersebut, sementara filter logam atau nilon tidak seefektif filter kertas dalam mencegah pengeluaran minyak kopi.

Baca juga: Pentingnya Mengonsumsi Obat Cacing Secara Rutin untuk Kesehatan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pengaruh Metode Seduh Terhadap Kadar Kolesterol Kopi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!