BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 12 FEBRUARI 2026 • 20:07 WIB

Rencana Baru Pemerintah untuk Keberangkatan Jemaah Umrah dari Asrama Haji

Rencana Baru Pemerintah untuk Keberangkatan Jemaah Umrah dari Asrama HajiRencana Baru Pemerintah untuk Keberangkatan Jemaah Umrah dari Asrama Haji

Pemerintah Indonesia baru-baru ini mengumumkan skema baru untuk keberangkatan jemaah umrah yang akan dilakukan melalui asrama haji. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan kenyamanan bagi para jemaah selama proses perjalanan mereka.

Baca juga: Menggali Potensi Finfluencer di Era Digital: Panduan Memperbaiki Keuangan Pribadi

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengoptimalkan pemanfaatan asrama haji di seluruh Indonesia dan mendukung maskapai nasional.

Proses Keberangkatan yang Lebih Lancar

Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan bahwa seluruh proses keberangkatan jemaah umrah akan dilakukan di asrama haji, dari check-in hingga berbagai persiapan lainnya. Dengan skema ini, jemaah diharapkan tidak lagi menghadapi antrean panjang di bandara, sehingga memberikan kenyamanan lebih.

"Garuda akan menyediakan semua sarana keberangkatan, misalnya jemaah umrah nanti check-in-nya semuanya prosesnya sudah selesai di asrama haji," tuturnya. Inovasi ini dirancang untuk meningkatkan mobilitas jemaah umrah serta efisiensi operasional maskapai.

Keberangkatan langsung dari asrama haji dipandang dapat mengurangi waktu tunggu dan kesulitan yang biasanya dialami oleh jemaah. Dengan demikian, diharapkan jemaah bisa boarding dengan lebih cepat.

Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone dengan Baterai 15.000 mAh dan Chill Fan Phone

Optimalisasi Pemanfaatan Asrama Haji

Dahnil juga menekankan pentingnya pemanfaatan asrama haji yang saat ini dianggap belum maksimal. "Asrama haji yang rata-rata luasnya itu misalnya di Medan itu 14 hektar, di Pondok Gede itu 15 hektar," jelasnya.

Sebagian besar asrama haji memiliki lahan luas yang belum dikelola dengan baik untuk menjadi pusat ekonomi. Hal ini mengakibatkan PNBP dari asrama haji tidak mencapai target yang diharapkan.

"Presiden berulang kali perintahkan kepada kami bagaimana kemudian asrama haji itu bisa menjadi pusat pengembangan ekonomi haji," tambahnya. Pernyataan ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk menghadirkan inovasi dalam pengelolaan sumber daya haji.

Pertumbuhan Jumlah Jemaah Haji dan Umrah

Saat ini, terdapat sekitar 5,7 juta calon jemaah haji yang mengantre, sedangkan kuota yang tersedia hanya sekitar 221 ribu per tahun. Kondisi ini menekankan urgensi pengembangan layanan haji dan umrah.

Dahnil menyebutkan bahwa jumlah jemaah umrah diperkirakan jauh lebih besar, dengan sekitar 2,6 juta orang dalam setahun berdasarkan data Dubes Saudi. Hal ini menunjukkan adanya potensi besar dalam pengembangan layanan yang lebih baik.

Meski terdapat perbedaan dalam metode pendataan, Dahnil menekankan pentingnya perhatian serius dari pemerintah. "Ini semuanya harus dikembangkan, harus diberikan pelayanan perlindungan tapi juga bisa dijadikan kekuatan ekonomi," ujarnya.

Baca juga: Uya Kuya Jadi Sorotan Setelah Rumahnya Dijenangi Massa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Rencana Baru Pemerintah untuk Keberangkatan Jemaah Umrah dari Asrama Haji

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!