BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 15 FEBRUARI 2026 • 09:05 WIB

Gubernur DKI Tegaskan Larangan Sweeping Ormas Selama Ramadan

Gubernur DKI Tegaskan Larangan Sweeping Ormas Selama RamadanGubernur DKI Tegaskan Larangan Sweeping Ormas Selama Ramadan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengeluarkan pernyataan tegas mengenai larangan organisasi masyarakat untuk melakukan sweeping terhadap rumah makan selama bulan Ramadan. Kebijakan ini bertujuan menjaga keamanan dan ketentraman di ibu kota selama momen suci tersebut.

Baca juga: Desta Dukung Tuntutan ’17+8′ Usai Dihujat Soal Pilihan Politik

Pramono menekankan pentingnya penyelenggaraan Ramadan yang damai dan rukun, menjunjung tinggi interaksi sosial antarwarga serta menghindari tindakan yang dapat menimbulkan keresahan.

Pernyataan Tegas Gubernur

Pramono Anung dengan jelas mencanangkan bahwa momen menyambut Ramadan haruslah dilalui dengan kedamaian. "Saya ingin menegaskan bahwa menyambut Ramadan itu harus penuh kedamaian dan kerukunan. Saya sebagai gubernur bertanggung jawab untuk itu dan saya tidak mengizinkan untuk ada sweeping," ungkapnya.

Dalam konteks ini, Gubernur juga menyoroti pentingnya pelaksanaan ibadah yang tidak hanya terfokus pada ritual, tetapi juga pada interaksi sosial yang harmonis di kalangan masyarakat. Ia menambahkan, "Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menyiapkan rangkaian acara menyambut Ramadan."

Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital

Persiapan Kegiatan Ramadan

Gubernur menjelaskan bahwa kegiatan selama Ramadan 2026 di Jakarta akan lebih variatif dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat. "Kami persiapkan dengan baik karena bagaimanapun sebagai Gubernur Jakarta saya tahu Jakarta ini mayoritas adalah beragama Islam," katanya.

Salah satu kegiatan yang diusulkan adalah pelaksanaan haul untuk para ulama besar dan tokoh nasional Betawi. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat tradisi dan nilai-nilai budaya, serta memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi.

Pengaturan Kegiatan Umum

Pramono Anung juga memperingatkan mengenai pentingnya ketertiban dalam pelaksanaan aktivitas Sahur On The Road (SOTR) yang banyak dilakukan selama Ramadan. Ia melarang aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum, dengan tegas berujar, "Pokoknya hal yang menimbulkan kerawanan, keributan saya enggak izinkan."

Dengan demikian, aktivitas yang mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat akan lebih diutamakan. Kebijakan ini diharapkan dapat menciptakan suasana Ramadan yang damai dan produktif di Ibu Kota.

Baca juga: Fenomena Film KPop Demon Hunters: Dari Kontroversi hingga Popularitas Global

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Gubernur DKI Tegaskan Larangan Sweeping Ormas Selama Ramadan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!