BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 20 FEBRUARI 2026 • 16:35 WIB

Keselamatan di Jalur Rel Kereta Api: Himbauan Ketat untuk Ramadan Ini

Keselamatan di Jalur Rel Kereta Api: Himbauan Ketat untuk Ramadan IniKeselamatan di Jalur Rel Kereta Api: Himbauan Ketat untuk Ramadan Ini

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto mengeluarkan peringatan bagi masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sekitar jalur rel kereta api selama bulan Ramadan 1447 Hijriah.

Baca juga: Tips Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang yang Cozy

Larangan ini menyasar khusus mereka yang sering memanfaatkan area tersebut untuk ngabuburit atau menunggu waktu berbuka puasa.

Larangan Aktivitas di Jalur Rel

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M As'ad Habibuddin, menegaskan bahwa jalur rel adalah area terbatas yang hanya diperuntukkan untuk operasional perkeretaapian. 'Keselamatan merupakan prioritas utama,' ujarnya, mengingat banyaknya kecelakaan yang terjadi di lokasi ini.

Data menunjukkan bahwa pada tahun 2025 terdapat 37 kasus kecelakaan di jalur rel yang melibatkan pejalan kaki. Dari Januari hingga Februari 2026, tercatat lima insiden serupa, mengindikasikan tingginya risiko kecelakaan di area tersebut.

As'ad menambah, 'Data ini menunjukkan bahwa risiko kecelakaan di jalur rel masih tinggi dan memerlukan kewaspadaan bersama,' menunjukkan perlunya kerjasama antara masyarakat dan pihak terkait.

Baca juga: Uya Kuya Jadi Sorotan Setelah Rumahnya Dijenangi Massa

Ancaman Denda dan Sanksi Hukum

Larangan ini didasarkan pada Undang-undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, yang menyatakan bahwa setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api untuk kepentingan lain di luar angkutan kereta api.

Bagi yang melanggar aturan, sanksi yang diterapkan bisa berupa pidana penjara selama maksimal tiga bulan atau denda hingga Rp 15.000.000. 'Jika melanggar aturan ini, masyarakat dapat dikenakan sanksi...' ungkap As'ad.

Langkah penegakan hukum ini diambil untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api serta melindungi masyarakat di sekitarnya.

Sosialisasi dan Patroli Keamanan

KAI Daop 5 Purwokerto aktif melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat melalui kampanye di sekolah-sekolah dan komunitas yang dekat dengan jalur rel. Ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya yang mungkin terjadi.

Selain sosialisasi, patroli rutin juga dilakukan di titik-titik yang sering disalahgunakan sebagai lokasi berkumpul. Upaya ini bertujuan untuk menekan potensi kecelakaan.

KAI berharap masyarakat dapat berpartisipasi dengan melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitar jalur rel. Kerjasama ini diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan, terutama selama bulan Ramadan dan menjelang arus mudik Lebaran.

Baca juga: Fenomena Film KPop Demon Hunters: Dari Kontroversi hingga Popularitas Global

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Keselamatan di Jalur Rel Kereta Api: Himbauan Ketat untuk Ramadan Ini

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!