Bawang Putih Bertunas: Aman atau Berbahaya untuk Dikonsumsi?
Bawang putih merupakan bahan pokok yang sangat umum di dapur masyarakat Indonesia. Namun, pertanyaan sering muncul saat bawang putih bertunas: Apakah tetap aman untuk dikonsumsi?
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Alexander Isak
Para ahli menyatakan bahwa bawang putih yang telah bertunas masih bisa aman dimakan, asalkan tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan seperti pembusukan atau jamur.
Bawang putih menjadi salah satu bumbu utama dalam masakan Indonesia, memberikan rasa dan aroma khas yang sulit tergantikan. Kerap digunakan dalam jumlah besar, tak jarang bawang putih disimpan dalam waktu lama hingga bertunas.
Dengan tingginya penggunaan, penting bagi masyarakat untuk memahami bagaimana menyimpan bawang putih agar tetap dalam kondisi yang baik.
Baca juga: Olahraga Teratur untuk Kesehatan Jantung yang Optimal
Menurut Lizzy Swick, seorang ahli diet, bawang putih bertunas tetap aman bila tidak ada tanda-tanda pembusukan. Ia juga menegaskan, "Tunas hijau sebagian besar merupakan tanda usia dan bukan kualitas."
Penelitian menunjukkan bahwa kandungan senyawa antioksidan dalam bawang putih mungkin meningkat seiring waktu pada bawang putih yang bertunas, meskipun ini tidak menunjukkan bahwa bawang tersebut menjadi berbahaya.
Walaupun banyak bawang putih bertunas yang aman, ada beberapa kondisi di mana bawang tersebut harus dibuang. Ciri-ciri yang perlu diperhatikan meliputi adanya jamur, tekstur lunak, dan bau asam.
Dengan mengenali tanda-tanda ini, konsumen dapat memastikan bawang putih yang dikonsumsi tetap berkualitas dan aman bagi kesehatan.
Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Tidur dengan Tips Fengshui
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: