BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 02 MARET 2026 • 13:35 WIB

Krisis Ruang Bermain Anak dan Fenomena 'Perang Sarung' di Bulan Ramadhan

Krisis Ruang Bermain Anak dan Fenomena Perang Sarung di Bulan RamadhanKrisis Ruang Bermain Anak dan Fenomena 'Perang Sarung' di Bulan Ramadhan

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti fenomena 'perang sarung' selama bulan Ramadhan sebagai tanda krisis ruang bermain anak di Indonesia.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dalam Acara Seni Melawan Tirani

Wakil Ketua KPAI, Jasra Putra, menjelaskan bahwa masalah ini muncul akibat lemahnya pengawasan dan kurangnya fasilitas yang mendukung kebutuhan anak.

Puncak Krisis Ruang Bermain

'Perang sarung' yang sering terjadi selama bulan Ramadhan, terutama di kawasan perkampungan padat, telah menarik perhatian KPAI.

Jasra Putra mengungkapkan bahwa fenomena ini tidak hanya sesaat, tetapi mencerminkan kekurangan ruang bermain yang memadai bagi anak-anak.

Dengan semakin terbatasnya lahan untuk bermain, anak-anak terpaksa mencari tempat untuk berekspresi di area yang tidak seharusnya.

Kondisi ini menuntut pengawasan yang lebih ketat dari orang tua dan masyarakat melalui inisiatif yang terencana.

Hak Anak dan Ruang Bermain

KPAI menekankan pemenuhan hak anak, khususnya dalam hal waktu bermain, yang tercantum dalam Klaster 4 Pemenuhan Hak Anak dalam Konteks Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA).

Baca juga: Tips Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang yang Cozy

Namun, meski terdapat regulasi, pelaksanaannya masih membutuhkan dukungan anggaran yang memadai serta rekayasa lingkungan untuk menciptakan ruang bermain yang aman dan nyaman.

Saat ini, banyak peraturan yang tidak diimplementasikan dengan baik, sehingga anak-anak kehilangan hak mereka untuk bermain dan berekspresi.

Hal ini menjadi urgensi bagi pemerintah untuk lebih serius menangani pemenuhan hak anak terkait ruang bermain.

Tindakan Penegakan Hukum dan Upaya Preventif

Seiring meningkatnya kejadian 'perang sarung', berbagai aksi pencegahan telah dilakukan oleh kepolisian di beberapa daerah.

Di Surabaya, pada 28 Februari, polisi berhasil menggagalkan aksi tersebut dan mengamankan 16 anak, sementara di Garut dan Ponorogo, mereka membubarkan kerumunan untuk mencegah kerusuhan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Krisis Ruang Bermain Anak dan Fenomena 'Perang Sarung' di Bulan Ramadhan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!