BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 03 MARET 2026 • 18:42 WIB

Strategi Jaga Berat Badan Stabil Selama Bulan Puasa

Strategi Jaga Berat Badan Stabil Selama Bulan PuasaStrategi Jaga Berat Badan Stabil Selama Bulan Puasa

Bulan puasa menjadi waktu berkah untuk umat Muslim, tetapi juga memunculkan tantangan dalam menjaga kesehatan, terutama berat badan.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dalam Acara Seni Melawan Tirani

Fluktuasi berat badan sering terjadi selama Ramadan, sehingga strategi yang tepat sangat penting untuk membantu mempertahankan kestabilan berat badan.

Pengaturan Pola Makan

Pola makan yang baik sangat penting untuk menjaga berat badan selama puasa. Saat berbuka, disarankan untuk memulai dengan makanan ringan seperti kurma dan air putih sebelum beralih ke hidangan berat.

Mengatur porsi makanan pun tidak kalah penting. Lebih bijak membagi makanan menjadi beberapa porsi kecil untuk dinikmati sepanjang malam demi menghindari kebanyakan makan sekaligus.

Dinasihatkan agar sebagian besar kalori yang dikonsumsi berasal dari karbohidrat kompleks, protein, dan lemak sehat. Misalnya, memilih nasi merah atau roti gandum yang memberikan energi lebih bertahan lama dibandingkan karbohidrat sederhana.

Baca juga: Kota-Kota di Indonesia untuk Liburan Sendirian

Hidrasi yang Cukup

Hidrasi yang baik sangat penting untuk menjaga fungsi tubuh selama bulan puasa. Pastikan untuk minum cukup air antara berbuka dan sahur, disarankan minimal 8-10 gelas air per hari.

Hindari minuman berkafein dan minuman manis yang dapat menyebabkan dehidrasi. Sebagai alternatif, pilih air putih atau minuman herbal tanpa gula.

Menambahkan buah-buahan yang berair seperti semangka dan jeruk ke dalam menu berbuka juga sangat dianjurkan untuk membantu meningkatkan asupan cairan.

Aktivitas Fisik yang Tepat

Meskipun berpuasa, aktivitas fisik tetap penting. Melakukan olahraga ringan seperti jalan kaki atau yoga pada sore sebelum berbuka puasa bisa menjadi pilihan yang baik.

Hindari aktivitas berat saat perut kosong, karena dapat menyebabkan kelelahan dan dehidrasi. Olahraga setelah berbuka puasa adalah alternatif yang bisa dipertimbangkan.

Menjaga rutinitas olahraga akan membantu meningkatkan metabolisme dan mendukung kesehatan secara keseluruhan.

Baca juga: Inovasi Kecerdasan Buatan dalam Perawatan Keguguran

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Strategi Jaga Berat Badan Stabil Selama Bulan Puasa

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!