BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 10 MARET 2026 • 13:35 WIB

Risiko Demensia Meningkat Akibat Kesepian, Ini Penjelasannya

Risiko Demensia Meningkat Akibat Kesepian, Ini PenjelasannyaRisiko Demensia Meningkat Akibat Kesepian, Ini Penjelasannya

Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa kesepian dapat meningkatkan risiko demensia hingga 31 persen. Penelitian ini melibatkan lebih dari 600.000 peserta dari berbagai studi yang telah dilakukan sebelumnya.

Baca juga: Desta Dukung Tuntutan ’17+8′ Usai Dihujat Soal Pilihan Politik

Temuan ini diungkap dalam jurnal National Mental Health oleh akademisi di Florida State University College of Medicine. Penelitian ini mengungkap betapa pentingnya dampak kesepian terhadap kesehatan kognitif.

Hubungan Antara Kesepian dan Demensia

Penelitian ini menyoroti hubungan antara kesepian dan demensia, dengan fokus pada dua tipe demensia umum, yaitu Alzheimer dan demensia vaskular. Melalui meta-analisis yang mencakup 21 studi, penelitian ini menunjukkan bahwa kesepian dapat menjadi faktor risiko signifikan dalam pengembangan gangguan kognitif.

Penulis utama studi, Martina Luchetti, menjelaskan bahwa demensia merupakan spektrum yang dapat memunculkan perubahan neuropatologis di otak bertahun-tahun sebelum gejala terlihat. Ia menekankan pentingnya pemahaman yang lebih dalam mengenai hubungan ini untuk langkah-langkah pencegahan yang efektif.

Luchetti juga menekankan, “Kesepian, ketidakpuasan dengan hubungan sosial, dapat memengaruhi fungsi kognitif dan kehidupan sehari-hari.” Hal ini menunjukkan bahwa kualitas interaksi sosial berperan krusial dalam kesehatan otak.

Baca juga: Dukungan Menteri Keuangan Sri Mulyani Pasca Penjarahan Rumahnya

Faktor Risiko Kesepian

Dalam penelitian ini, faktor yang meningkatkan kesepian terungkap memiliki berbagai penyebab, termasuk masalah penglihatan, pendengaran, mobilitas, dan akses terbatas terhadap transportasi. Peristiwa seperti kematian orang terkasih atau perubahan status sosial seperti pensiun juga berkontribusi pada rasa kesepian.

Situasi di mana seseorang merasa terisolasi, meskipun berada di keramaian, menjadi perhatian penting. Kesepian didefinisikan sebagai kurangnya hubungan bermakna dan rasa memiliki, yang merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia.

Dampak kesepian dapat menyebabkan gejala psikologis seperti depresi dan perilaku tidak sehat, termasuk kurangnya aktivitas fisik. Semua ini secara langsung berkaitan dengan penurunan fungsi kognitif, yang berpotensi mengarah pada demensia.

Langkah Pencegahan Kesepian

Untuk mencegah kesepian, penting untuk menjaga hubungan sosial yang kuat dan sehat. Individu disarankan untuk mencari cara baru dalam menjalin koneksi dengan orang-orang di sekitar mereka.

Bagi mereka yang mengenal orang lain yang mengalami kesepian, sangat penting untuk melakukan kontak secara berkala. Meskipun banyak kesibukan, meluangkan waktu untuk berkomunikasi dapat membuat mereka merasa lebih terhubung.

Interaksi melalui telepon, pesan, atau kunjungan langsung bisa menjadi dorongan bagi individu yang merasa terasing. Pendekatan ini penting untuk memperkuat kesehatan mental dan sosial, yang pada gilirannya dapat mengurangi risiko demensia.

Baca juga: Cara Aman Berolahraga: Tips Menghindari Cedera

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Risiko Demensia Meningkat Akibat Kesepian, Ini Penjelasannya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!