Senin, 01 SEPTEMBER 2025 • 09:11 WIB

Inovasi Kecerdasan Buatan dalam Perawatan Keguguran

Author

Generated by Journalist AI

shelifestyle.id – Kecerdasan buatan (AI) mulai merevolusi cara perawatan keguguran di dunia medis. Inovasi ini berharap dapat membantu perempuan yang mengalami keguguran dengan pendekatan yang lebih efektif.

Digital Jersey dan University of Southampton (UoS) sedang meluncurkan trust data untuk meningkatkan perawatan bagi mereka yang menghadapi masalah ini. Dengan teknologi ini, diharapkan bisa menentukan obat yang tepat dan mempersonalisasi perawatan.

Peluncuran Trust Data untuk Penanganan Keguguran

Digital Jersey berkolaborasi dengan University of Southampton dalam peluncuran trust data baru yang bertujuan untuk mengumpulkan dan menganalisis data terkait perawatan keguguran. Sebelumnya, mereka telah meluncurkan trust data bernama LifeCycle pada tahun 2024, berfokus pada pemantauan informasi tentang pesepeda.

Trust data ini diharapkan juga memberikan kontribusi pada penelitian di bidang kesehatan, khususnya dalam perawatan keguguran yang lebih baik. Upaya ini akan membuka jalan bagi pengembangan perawatan yang dipersonalisasi dan lebih efektif bagi pasien.

Penerapan AI dalam Perawatan Keguguran

Professor ilmu komputer di UoS, Dame Wendy Hall, menjelaskan bahwa trust data berfungsi seperti bank data yang dikelola untuk kepentingan bersama. Dia menyatakan, “Jika kita ingin memanfaatkan kecerdasan buatan dengan baik di masa depan, kita perlu memikirkan kendali apa yang kita miliki atas data kita sendiri dan bagaimana AI dapat diterapkan untuk kebaikan masyarakat.”

Dame Wendy Hall juga menambahkan bahwa penelitian ini bertujuan untuk memahami obat-obatan yang efektif untuk perempuan yang mengalami keguguran serta menilai efek sampingnya. Melalui pendekatan ini, setiap pasien dapat menerima perawatan yang sesuai dengan kondisi mereka.

Prediksi Keguguran Menggunakan Teknologi AI

Teknologi AI kini digunakan untuk memprediksi kemungkinan keguguran, yang merupakan langkah maju dalam perawatan obstetri. Sebuah studi yang diterbitkan pada Juli 2025 di jurnal ilmiah Scientific Reports memperkenalkan sistem AI untuk mendeteksi risiko keguguran dini melalui rekaman video USG embrio.

Sistem ini terdiri dari dua tahap: ekstraksi data biometrik untuk mengukur parameter penting seperti ukuran kantong kehamilan dan detak jantung janin, serta analisis risiko keguguran menggunakan algoritma CatBoost. Meskipun masih dalam tahap penelitian, teknologi ini menunjukkan akurasi tinggi dalam memprediksi risiko keguguran, memberikan harapan baru bagi banyak ibu hamil.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
Tags
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU