Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini tengah menyoroti perhatian setelah adanya kritik mendalam dari anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika.
Baca juga: Tips Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang yang Cozy
Ia mencatat adanya penyimpangan serius terkait pengadaan dan penyajian bahan makanan, terutama dalam penyajian buah semangka yang dianggap tidak memadai.
Kritik Terhadap Penyajian Makanan MBG
Yeka Hendra Fatika, saat memberikan keterangan di kantor Ombudsman, menjelaskan, "Yang terjadi itu adalah permainan di bahan baku. Itu sangat unik. Faktanya banyak beredar, misalnya menu untuk Rp 10.000 porsi tapi buahnya (semangka) tipis banget, seperti tisu ‘wer-ewer’ gitu."
Kritik tersebut disampaikan dalam konteks bahwa penyajian buah semangka yang tidak memenuhi standar dapat melanggar prinsip dasar program MBG, yakni memberikan makanan bergizi kepada anak-anak.
Ia menegaskan, "Kalau cuma kasih snack atau buah yang sangat tipis, itu jelas permainan bahan baku, dan itu melanggar."
Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat Populer di Kalangan Pecinta Kebugaran
Potensi Korupsi Dalam Program MBG
Walaupun Yeka mengakui bahwa secara sistem, program MBG seharusnya sulit dikorupsi, dia tetap memperingatkan adanya potensi penyimpangan, khususnya dalam pengadaan bahan baku.
Yeka mendorong pemerintah untuk meningkatkan transparansi dan pengawasan terkait harga bahan baku yang digunakan dalam program ini.
"Makanya pengawasan itu merupakan sebuah keniscayaan," tegasnya, menunjukkan pentingnya infrastruktur pengawasan pada program tersebut.
Masalah Verifikasi Harga Bahan Baku
Yeka juga menyoroti masalah verifikasi harga bahan baku yang tidak jarang sulit dipastikan akurasinya. Dia mengemukakan contoh harga telur, yang seharusnya tercatat sesuai harga pasar namun seringkali sulit dibuktikan.
"Pertanyaan saya: siapa yang bisa menjamin bahwa dia benar-benar beli dengan harga Rp 30.000?" ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa bukti tertulis seperti kuitansi tidak selalu menjamin ketepatan harga yang tercatat, sehingga laporan tersebut bisa saja tidak mencerminkan kondisi yang sebenarnya.
Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C untuk Daya Tahan Tubuh yang Optimal
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: