Ambroxol, dikenal sebagai obat batuk berdahak, kini menemukan potensi baru dalam pengobatan penyakit Parkinson dan demensia berkat penelitian terbaru.
Baca juga: Dolby Vision 2: Menghadirkan Inovasi Memukau dalam Teknologi Visual TV
Penelitian internasional mengungkap bahwa Ambroxol dapat menembus otak dan melindungi sel saraf, menjadikannya kandidat yang menjanjikan untuk terapi penyakit neurodegeneratif.
Apa Itu Ambroxol dan Cara Kerjanya?
Ambroxol adalah obat ekspektoran yang umum digunakan untuk meredakan batuk berdahak. Obat ini bekerja dengan cara mengencerkan lendir di saluran pernapasan, sehingga memudahkan pengeluarannya saat batuk.
Kemampuan Ambroxol dalam menembus otak kini menarik perhatian para ilmuwan untuk mengeksplorasi khasiatnya yang lebih luas. Studi terbaru mengungkap bahwa Ambroxol memiliki efek protektif terhadap sel saraf, menjadikannya relevan dalam terapi penyakit Parkinson dan demensia.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Alexander Isak
Hubungan Ambroxol dengan Penyakit Parkinson
Penyakit Parkinson terjadi akibat penumpukan protein abnormal yang dikenal sebagai α-synuclein di otak. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap penumpukan tersebut adalah gangguan enzim glucocerebrosidase (GCase).
Penelitian menunjukkan bahwa Ambroxol dapat meningkatkan aktivitas GCase, sehingga mencegah penumpukan α-synuclein. Dengan kemampuan ini, obat ini berpotensi melindungi sel saraf dari kerusakan, yang merupakan penyebab gejala Parkinson.
Bukti dan Potensi Ambroxol untuk Terapi Demensia
Studi laboratorium menunjukkan bahwa Ambroxol dapat meningkatkan aktivitas enzim GCase hingga 3,3 kali lipat dan mengurangi penumpukan α-synuclein di sel saraf. Penelitian yang diterbitkan oleh Mullin et al. dalam JAMA Neurology pada tahun 2020 menguji efek Ambroxol pada 17 pasien Parkinson.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ambroxol terdeteksi dalam cairan otak dan dapat meningkatkan kadar GCase dalam cairan otak hingga 35%. Meskipun hasil ini menjanjikan, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan dampak jangka panjang dari penggunaan Ambroxol.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Berlanjut
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: