Kamis, 23 OKTOBER 2025 • 18:52 WIB

Pencegahan Diabetes Melitus Melalui Perubahan Gaya Hidup

Author

Pencegahan Diabetes Melitus Melalui Perubahan Gaya Hidup

Diabetes melitus merupakan kondisi serius yang dapat dipicu oleh berbagai faktor, dan bukan hanya karena konsumsi gula berlebih. Pola hidup yang buruk seperti kebiasaan mengonsumsi makanan instan berkontribusi pada peningkatan risiko diabetes.

Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam di Kota

Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Timoteus Richard Sp.PD, menekankan pentingnya memperhatikan kebiasaan seperti kurang bergerak dan tidur larut malam dalam upaya pencegahan diabetes.

Konsumsi Makanan dan Minuman Manis

Konsumsi berlebihan terhadap makanan dan minuman manis dapat meningkatkan kadar gula darah serta mengakibatkan risiko diabetes. Survei Kesehatan Indonesia 2023 mencatat bahwa 47,5 persen populasi berusia lebih dari tiga tahun mengonsumsi minuman manis lebih dari satu kali sehari.

Polanya yang tidak sehat ini menjadi salah satu penyebab utama diabetes melitus dan dapat beriringan dengan risiko penyakit tidak menular lainnya, seperti obesitas dan penyakit jantung.

Diabetes melitus terjadi ketika fungsi sel beta pankreas mengalami penurunan, sehingga produksi insulin terganggu. Insulin bertugas mengatur kadar gula dalam darah, dan gangguan pada proses ini dapat menyebabkan lonjakan kadar gula.

Baca juga: WhatsApp Perbaiki Celah Keamanan yang Mengancam Pengguna Apple

Faktor Gaya Hidup dan Aktivitas Fisik

Menurut dr. Timoteus, konsumsi makanan cepat saji yang kaya kalori, gula, dan lemak jenuh sebaiknya dihindari. Jenis makanan ini biasanya rendah serat dan nutrisi, yang berdampak negatif pada kesehatan.

Kurangnya aktivitas fisik adalah faktor lain yang berkontribusi pada penumpukan lemak tubuh yang dapat memicu resistensi insulin, menjadi faktor penting dalam munculnya diabetes tipe 2.

Selain itu, kebiasaan tidur larut malam akibat penggunaan gadget berlebihan dapat mengganggu kualitas tidur. Hal ini berpotensi meningkatkan kadar hormon stres, yang dapat merusak kestabilan gula darah dan memperburuk risiko diabetes.

Langkah Pencegahan yang Efektif

Memiliki gaya hidup sehat adalah langkah utama dalam pencegahan diabetes. Ini mencakup membatasi konsumsi makanan cepat saji, melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit sehari, serta memastikan tidur yang cukup.

Dr. Timoteus menekankan pentingnya pemeriksaan rutin kadar gula darah, karena diabetes sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas. Pemeriksaan ini sangat berguna dalam memantau kesehatan sebelum munculnya tanda-tanda serius.

Dengan langkah-langkah pencegahan sederhana, diharapkan dapat menurunkan angka kejadian diabetes melitus di masyarakat.

Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan Sehari-hari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU