Penelitian terbaru mengungkap bahwa tumbuhan bisa memproduksi suara saat mengalami stres, mirip dengan 'teriakan' dalam frekuensi tertentu.
Baca juga: Menggali Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Mental dan Emosional
Tim ilmuwan dari Universitas Tel Aviv melakukan eksperimen dengan merekam suara tumbuhan, mengungkap fenomena menarik dalam dunia botani.
Apa Itu Suara Tumbuhan?
Dalam dunia botani, tumbuhan tidak hanya berfungsi sebagai penyedia oksigen dan makanan. Penelitian terbaru mengungkap bahwa saat mengalami stres, tumbuhan dapat memproduksi suara yang tidak terdeteksi oleh telinga manusia.
Suara ini dihasilkan oleh reaksi fisik pada sel-sel tumbuhan. Misalnya, ketika tumbuhan kekurangan air, sel-selnya dapat menghasilkan gelombang akustik yang memiliki frekuensi tertentu.
Kualitas suara ini berbeda tergantung pada keadaan tumbuhan. Dalam kondisi yang lebih ekstrem, suaranya dapat lebih jelas dan terdengar seperti jeritan.
Baca juga: Olahraga Teratur untuk Kesehatan Jantung yang Optimal
Penelitian dan Metodologi
Penelitian ini dilakukan oleh tim ilmuwan dari Universitas Tel Aviv yang mengamati tumbuhan tomat dan terong. Mereka menggunakan mikrofon sensitif untuk merekam suara yang dihasilkan saat tumbuhan tersebut mengalami stres.
Mereka juga menguji berbagai kondisi stres, seperti kurangnya air dan serangan dari hama. Hasilnya menunjukkan bahwa tumbuhan dapat mengeluarkan suara dalam keadaan tertekan, yang merekam sekitar 20 hingga 40 suara per jam.
Pentingnya penelitian ini ditandai dengan potensi tumbuhan untuk 'berkomunikasi' dengan menggunakan suara, yang bisa membuka jalan baru dalam cara kita memahami ekosistem.
Implikasi Penelitian Terhadap Pertanian dan Lingkungan
Temuan ini membawa dampak besar bagi ilmu pertanian. Dengan mengetahui bahwa tumbuhan bisa menunjukkan tanda stres melalui suara, petani dapat lebih peka terhadap kondisi tanaman mereka.
Kedepannya, teknologi bisa dikembangkan untuk mendeteksi suara tumbuhan dan memberikan solusi tepat waktu untuk mengatasi masalah pertanian.
Selain itu, pemahaman baru ini dapat membantu meningkatkan keberlanjutan lingkungan, karena menjaga kesehatan tanaman lebih efektif melalui cara yang lebih alami.
Baca juga: Ketegangan di Rapat Koordinasi Komisi XIII DPR RI Mengenai Royalti Lagu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: