Kamis, 20 NOVEMBER 2025 • 14:50 WIB

Pterygium: Bahaya Paparan Sinar UV pada Kesehatan Mata

Author

Pterygium: Bahaya Paparan Sinar UV pada Kesehatan Mata

Pterygium adalah kondisi mata yang dapat disebabkan oleh paparan berlebihan terhadap sinar ultraviolet (UV). Penyakit ini dapat mengganggu kualitas penglihatan serta kenyamanan mata secara keseluruhan.

Baca juga: Peluncuran iPhone 17 Series: Apakah eSIM Akan Jadi Standar Baru?

Gejala awal yang umum muncul termasuk kemerahan dan iritasi pada bagian putih mata, dan jika tidak ditangani dengan baik, pterygium dapat berkembang menjadi masalah yang lebih serius.

Apa Itu Pterygium?

Pterygium merupakan pertumbuhan jaringan yang abnormal di permukaan mata, terlihat seperti selaput putih yang menjulur dari bagian putih mata ke kornea. Kondisi ini sering kali terjadi pada kedua mata dan lebih umum dialami oleh orang yang sering berada di luar rumah.

Penyebab utama dari pterygium adalah paparan sinar UV dari matahari. Selain itu, faktor lingkungan seperti debu dan angin juga turut berkontribusi dalam perkembangan penyakit ini.

Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa prevalensi pterygium cukup tinggi di Indonesia, terutama di daerah yang cenderung panas dan terpapar sinar matahari langsung.

Baca juga: Uya Kuya Jadi Sorotan Setelah Rumahnya Dijenangi Massa

Gejala dan Diagnosis Pterygium

Gejala yang muncul akibat pterygium meliputi kemerahan, iritasi, serta timbulnya rasa berpasir atau gatal di mata. Pada tahap yang lebih parah, pterygium dapat menyebabkan penglihatan menjadi kabur.

Diagnosis pterygium biasanya dilakukan oleh dokter spesialis mata melalui pemeriksaan fisik. Dokter akan memeriksa area yang terkena untuk menentukan tingkat keparahan penyakit.

Penggunaan alat optik tertentu dapat membantu dokter dalam melihat lebih jelas dan menentukan langkah pengobatan yang tepat.

Perawatan dan Pencegahan

Perawatan awal untuk pterygium biasanya melibatkan penggunaan tetes mata yang dapat mengurangi peradangan serta rasa tidak nyaman. Namun, jika pterygium sudah cukup besar dan memengaruhi penglihatan, tindakan bedah mungkin diperlukan.

Penggunaan kacamata hitam dengan perlindungan terhadap sinar UV sangat dianjurkan sebagai langkah pencegahan pterygium. Menghindari paparan langsung sinar matahari pada jam-jam tertentu juga bisa sangat membantu.

Masyarakat diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal agar debu dan polusi yang dapat memperparah kondisi ini dapat diminimalisir.

Baca juga: Ketegangan di Rapat Koordinasi Komisi XIII DPR RI Mengenai Royalti Lagu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU