Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, atau Mualem, terlihat emosional saat menjelaskan dampak luar biasa dari bencana banjir dan longsor yang melanda wilayahnya baru-baru ini.
Baca juga: Peluncuran iPhone 17 Series: Apakah eSIM Akan Jadi Standar Baru?
Kejadian yang berlangsung pada Sabtu, 29 November, merusak beberapa kampung dan mengakibatkan penderitaan bagi penduduk, yang Mualem sebut sebagai tsunami kedua.
Dampak Banjir dan Longsor yang Menghancurkan
Kejadian bencana ini telah mengakibatkan hilangnya sekitar empat kampung, termasuk Sawang dan Jambo Aye di Aceh Utara serta Peusangan di Bireuen.
Dalam sebuah video yang tersebar di media sosial, Mualem menggambarkan situasi tragis di daerah tersebut, mengungkapkan, 'Ada beberapa kampung hilang entah ke mana, yaitu Sawang, Jambo Aye di Aceh Utara, Peusangan di Bireuen, malam itu 4 kampung juga gak tau entah ke mana.'
Dengan patah hati, ia menekankan bahwa Aceh saat ini dalam keadaan yang sebanding dengan tsunami kedua, mencerminkan kerusakan yang parah pada infrastruktur dan tempat tinggal banyak penduduk.
Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental: Pentingnya Perhatian untuk Generasi Muda
Respons Pemerintah dan Penanganan Bencana
Gubernur Mualem menegaskan bahwa respons cepat sangat penting untuk mengatasi bencana yang melanda 18 kabupaten dan kota di Aceh.
Ia menyatakan, 'Tugas kita adalah melayani mereka yang terdampak. Tidak boleh ada jeda kemanusiaan di lapangan,' dalam sesi apel Tim Recovery Bencana di Landasan Udara Sultan Iskandar Muda.
Salah satu langkah yang diambil adalah membuka akses darat, guna memastikan logistik dan bantuan dapat segera menjangkau masyarakat, terutama yang berada di daerah terisolasi.
Bantuan yang Mulai Masuk ke Daerah Terdampak
Per 1 Desember, bantuan logistik dan perlengkapan pengungsian mulai diteruskan ke daerah-daerah terkena dampak, seperti Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, dan Aceh Tamiang.
Ini menunjukkan upaya serius pemerintah daerah dalam memberikan dukungan cepat kepada warganya yang terdampak bencana, khususnya di lokasi-lokasi sulit dijangkau.
Keberhasilan penanganan bencana ini sangat bergantung pada kerjasama antara berbagai instansi pemerintah dan organisasi kemanusiaan.
Baca juga: Menikmati Keindahan Sunset di Destinasi Terbaik Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: