Kamis, 04 DESEMBER 2025 • 13:28 WIB

Dampak Serius Infeksi Respiratory Syncytial Virus (RSV) pada Jantung Lansia

Author

Dampak Serius Infeksi Respiratory Syncytial Virus (RSV) pada Jantung Lansia

Infeksi Respiratory Syncytial Virus (RSV) telah terbukti dapat memicu komplikasi serius bagi kesehatan jantung, terutama pada lansia. Penelitian menunjukkan bahwa 25% penyintas RSV berisiko tinggi mengalami gangguan jantung setelah terinfeksi.

Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam di Kota

Dalam sebuah konferensi kesehatan, dr. Robert Sinto mengungkapkan pentingnya memahami dampak RSV yang lebih dalam dari sekadar virus pernapasan ringan. Ia menjelaskan bagaimana infeksi ini dapat mendatangkan penggumpalan darah yang berbahaya bagi kesehatan jantung lansia.

Mekanisme RSV dan Gangguan Pembuluh Darah

Infeksi RSV dapat memicu penggumpalan darah dalam tubuh, yang memberikan dampak signifikan pada sistem peredaran darah. Menurut dr. Robert, "Proses penggumpalan darah ini ternyata mengakibatkan gangguan jangka panjang untuk pasien tersebut, baik dari aspek jantung maupun aspek paru."

Proses penggumpalan ini dapat menghalangi aliran darah ke organ-organ vital, termasuk jantung yang membutuhkan pasokan oksigen. Memudarnya fungsi jantung menjadi masalah serius bagi lansia yang terinfeksi RSV.

Kondisi ini menciptakan kenyataan bahwa meskipun sebagian pasien tampak sembuh dari RSV, mereka berisiko mengalami penurunan kesehatan mendadak yang tidak terduga.

Baca juga: Dukungan Menteri Keuangan Sri Mulyani Pasca Penjarahan Rumahnya

Prevalensi dan Komorbid Gagal Jantung

Data riset menunjukkan bahwa lansia dengan riwayat kardiovaskular yang terinfeksi RSV lebih mungkin untuk mengalami gagal jantung. Dr. Robert menekankan, "Jadi penelitian ini bicara mengenai orang yang sudah terkena RSV, kemudian dilihat komplikasi jangka panjang untuk jantungnya."

Penelitian menyimpulkan bahwa satu dari empat lansia dengan penyakit jantung yang terinfeksi RSV memiliki risiko tinggi mengalami penurunan fungsi jantung. Meskipun kondisinya sudah stabil sebelum terpapar, risiko itu meningkat dramatis setelah infeksi.

Hal ini menunjukkan bahwa meskipun terlihat sehat, paparan virus RSV dapat memperburuk kondisi kesehatan jantung jangka panjang.

Komplikasi Lain yang Mungkin Muncul

Dampak negatif RSV tidak hanya terbatas pada risiko gagal jantung. Infeksi ini dapat menghasilkan reaksi beruntun yang membahayakan sistem tubuh lainnya, termasuk memicu serangan jantung.

Dr. Robert menjelaskan, "Ternyata virus itu (RSV) bisa menginduksi gangguan di pembekuan darah, sehingga memicu banyak faktor ini."

Ketika tekanan pada sistem kardiovaskular meningkat, berbagai komplikasi serius dapat terjadi di masa depan, yang mungkin membahayakan kehidupan pasien.

Baca juga: Menunjukkan Cinta Melalui Tindakan Kecil untuk Pasangan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU