Pegal setelah lama duduk sering dialami banyak orang, mulai dari pekerja kantoran hingga mahasiswa. Kondisi ini bisa sangat mengganggu dan menurunkan produktivitas kerja.
Baca juga: Kota-Kota di Indonesia untuk Liburan Sendirian
Beberapa penyebab dapat membuat tubuh merasa pegal setelah berjam-jam duduk, dan penting untuk memahami fenomena ini agar dapat diatasi dengan baik.
Tekanan Pada Otot dan Persendian
Saat kita duduk dalam waktu lama, otot-otot, terutama yang berada di bagian punggung dan pinggul, cenderung mengalami tekanan yang berlebihan. Hal ini dapat menyebabkan ketegangan dan rasa sakit.
Postur duduk yang salah, seperti membungkuk atau posisi yang tidak nyaman, membuat struktur tubuh kita tidak seimbang. Akibatnya, kondisi otot dan sendi akan semakin buruk, dan tubuh akan lebih mudah merasa pegal.
Baca juga: Koleksi Patung Superhero Anggota DPR RI Dihancurkan Dalam Penjarahan
Kurangnya Sirkulasi Darah
Duduk terlalu lama juga menghambat aliran darah dalam tubuh, mengganggu pasokan oksigen ke otot-otot. Ketika darah tidak dapat mengalir dengan lancar, otot-otot tidak mendapatkan oksigen yang cukup.
Kurangnya oksigen dapat menyebabkan kelelahan otot, yang berujung pada perasaan pegal. Oleh karena itu, sangat penting untuk sesekali melakukan peregangan atau berdiri agar aliran darah menjadi lancar.
Dampak Psikologis dan Stres
Stres merupakan faktor lain yang berkontribusi pada pegal setelah lama duduk. Ketika seseorang berada dalam keadaan tertekan, otot-otot di tubuh dapat berkontraksi secara tidak sadar.
Kontraksi ini dapat menyebabkan ketegangan berlebih di area tubuh tertentu, seperti leher dan bahu. Oleh karena itu, mengatur pola pikir dan melakukan relaksasi dapat efektif dalam membantu mengurangi efek negatif ini.
Baca juga: Ketegangan di Rapat Koordinasi Komisi XIII DPR RI Mengenai Royalti Lagu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: