Media sosial TikTok saat ini tengah heboh membahas fenomena langka seorang wanita yang mengeluarkan air susu ibu (ASI) dari ketiaknya. Kondisi ini dikenal sebagai 'mammae aberans' dan dijelaskan oleh para dokter bahwa ini bukan hal yang normal.
Baca juga: Menggali Potensi Finfluencer di Era Digital: Panduan Memperbaiki Keuangan Pribadi
Dr. Niken Pudji Pangastuti dari Brawijaya Hospital Antasari menjelaskan bahwa kondisi ini terjadi karena kelenjar payudara bisa berada di lokasi yang tidak biasa, termasuk area ketiak, sehingga memungkinkan keluarnya ASI dari sana.
Apa itu Mammae Aberans?
Mammae aberans adalah kondisi di mana sebagian jaringan kelenjar payudara tetap berada di area ketiak, bukan sepenuhnya berpindah ke tempat yang semestinya di payudara. Hal ini dapat mengakibatkan keluarnya ASI dari ketiak saat payudara terisi.
Dr. Niken menyatakan, "Jadi asal muasalnya kelenjar payudara itu awalnya dari daerah ketiak. Terus dia turun, masuk ke area payudara." Ini menunjukkan bahwa perkembangan jaringan payudara bisa mengalami kelainan.
Wanita yang mengalami kondisi ini sering kali juga mengalami pembengkakan di daerah ketiak, yang dapat menimbulkan rasa sakit dan ketidaknyamanan saat bergerak.
Baca juga: Menggali Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Mental dan Emosional
Gejala dan Dampak Kesehatan
Dari perspektif kesehatan, meskipun kondisi ini tidak berbahaya, penderitanya sering merasakan nyeri yang cukup signifikan. Dr. Niken juga menambahkan, "Berbahaya sih nggak, tapi nyeri iya, bikin demam," menunjukkan bahwa meski tidak mengancam jiwa, kondisi ini tetap mempengaruhi kualitas hidup.
Wanita dengan mammae aberans mungkin mengalami kesulitan dalam menutup lengan karena pembengkakan yang dialami. Situasi ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari dan menyebabkan ketidaknyamanan.
Meskipun banyak yang mengalami kondisi ini, stigma sosial bisa menjadi faktor yang menyebabkan stres psikologis bagi para wanita yang mengalaminya.
Perawatan dan Pengobatan
Untuk mengatasi mammae aberans, dr. Niken merekomendasikan untuk melakukan kompres dan pembebatan di area yang bengkak. Ia menjelaskan, "Biasanya mammae aberans kan masalah genetik ya. Ada kegagalan sebagian dari kelenjar payudara yang nggak turun ke tempat seharusnya."
Perawatan yang tepat sangat penting untuk meningkatkan kenyamanan dan kondisi kesehatan secara keseluruhan. Meskipun banyak wanita mengalami kondisi ini, tetap saja, hal ini tidak bisa dikatakan normal.
Diharapkan, penerapan cara pengobatan ini dapat membantu mengurangi gejala nyeri dan mencegah komplikasi lanjutan akibat dari pembengkakan yang dialami.
Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Tidur dengan Tips Fengshui
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: