Selasa, 16 DESEMBER 2025 • 18:16 WIB

Matcha: Manfaat dan Risiko Kesehatan yang Perlu Diketahui

Author

Matcha: Manfaat dan Risiko Kesehatan yang Perlu Diketahui

Matcha telah menjadi komoditas populer di masyarakat, dikenal sebagai teh hijau yang kaya antioksidan. Namun, konsumsi matcha secara berlebihan dapat menimbulkan efek samping yang merugikan kesehatan.

Baca juga: Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil yang Sering Terabaikan

Kandungan kafein dan senyawa lainnya dalam matcha berpotensi memicu masalah kesehatan jika tidak dikonsumsi dengan bijak. Oleh karena itu, penting untuk memahami batasan dalam mengonsumsinya agar manfaatnya tetap dapat dirasakan.

Kandungan Nutrisi dan Manfaat Matcha

Matcha terkenal tidak hanya karena rasanya yang khas, tetapi juga kandungan nutrisinya yang bermanfaat bagi kesehatan. Teh ini kaya akan antioksidan, vitamin, dan mineral, yang mendukung kesehatan secara keseluruhan.

Di dalam matcha terdapat senyawa L-theanine yang dapat memberikan efek relaksasi, disertai dengan energi yang stabil. Namun, untuk merasakan manfaat tersebut secara optimal, matcha sebaiknya dikonsumsi tanpa banyak campuran.

Dampak Negatif Konsumsi Berlebihan

Konsumsi matcha dalam jumlah besar dapat menghambat penyerapan mineral penting seperti zat besi dan kalsium. Menurut Times of India, tingginya kandungan tanin dalam matcha dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti kelelahan dan melemahnya imun.

Baca juga: Aksi Neofobia di Stasiun Cikini: Pria Melompat ke Atas KRL Viral di Media Sosial

Matcha yang mengandung kafein dapat mengganggu kualitas tidur jika dikonsumsi menjelang malam. Asupan kafein berlebihan dapat menyebabkan sulit tidur dan kualitas tidur yang buruk.

Gejala kecemasan dan detak jantung yang meningkat juga menjadi perhatian bagi mereka yang sensitif terhadap kafein. Stimulasi berlebihan pada sistem saraf dapat menyebabkan kondisi tersebut, terutama jika matcha diminum beberapa kali sehari.

Risiko Lain yang Terkait dengan Konsumsi Matcha

Fenomena gangguan pencernaan sering terjadi akibat tingginya kadar tanin dan katekin dalam matcha, yang dapat mengiritasi lambung. Ini berlaku terutama saat konsumsi matcha dilakukan saat perut kosong.

Konsentrasi tinggi dari kafein dalam matcha juga berpotensi meningkatkan tekanan darah, yang pada jangka panjang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan strok. Apalagi bagi individu dengan riwayat hipertensi, sangat dianjurkan untuk membatasi konsumsi matcha.

Selain itu, ada potensi gangguan fungsi hati jika matcha dikonsumsi dalam dosis tinggi. Menurut Very Well Health, epigallocatechin gallate (EGCG) yang terdapat dalam matcha bermanfaat, tetapi dosis berlebihan dapat berisiko.

Baca juga: Olahraga Low Impact: Solusi Ideal untuk Pemula Memulai Kebiasaan Sehat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU