Insanul Fahmi mengungkapkan bahwa penyebar video CCTV berdurasi dua jam di rumah Inara Rusli masih merupakan orang dekat dari pihaknya. Kuasa hukumnya, Gustomi, telah menyerahkan bukti tambahan kepada Bareskrim Mabes Polri untuk mempercepat proses penyelidikan.
Baca juga: Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil yang Sering Terabaikan
Informasi yang didapat juga menyebutkan bahwa video tersebut diperjualbelikan, sehingga pihak Insanul berharap agar polisi segera menangkap pelaku yang diduga merupakan karyawan rumah Inara.
Penyerahan Bukti ke Bareskrim
Insanul Fahmi mengkonfirmasi bahwa mereka telah menyerahkan bukti tambahan berupa chat, voice note, dan video kepada pihak kepolisian. Bukti ini disertai dengan informasi mengenai seorang saksi kunci yang juga terlibat dalam pelanggaran akses ilegal.
Menurut Gustomi, kuasa hukum Insanul, tiga bukti tambahan yang disertakan dalam laporan diharapkan dapat mempercepat proses penyelidikan. Insanul juga menjalani pemeriksaan oleh penyidik, menjawab sekitar 40 pertanyaan terkait kasus ini.
Pihak Insanul menegaskan pentingnya tindakan tegas dari aparat penegak hukum untuk memastikan pelaku segera ditangkap dan kasus ini dapat diselesaikan dengan cepat.
Baca juga: Pentingnya Mengonsumsi Obat Cacing Secara Rutin untuk Kesehatan
Identitas Terduga Pelaku
Insanul mengungkapkan bahwa terduga pelaku berinisial E adalah seorang karyawan yang bekerja di rumah Inara. Ia merasa terkejut dan merasa dijebak oleh orang yang seharusnya menjaga privasi keluarga.
Insanul menyatakan bahwa ia mengenal E meski tidak dekat. Pelaku yang diketahui sebagai orang kepercayaan Inara diyakini telah merencanakan aksi ini dengan matang.
Pihaknya berharap agar kepolisian dapat segera mengungkap kasus ini, mengingat dampak kerugian yang dialami oleh banyak pihak.
Reaksi Terhadap Penyebaran Video
Penyebaran video yang dinilai tidak etis ini menuai reaksi keras dari Insanul Fahmi. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap privasi dan reputasi korban.
Insanul menambahkan bahwa insiden ini berpotensi merugikan banyak orang di sekitar mereka, baik langsung maupun tidak langsung. Ia juga mengingatkan pentingnya penanganan kasus ini secara serius oleh kepolisian.
Keinginan Insanul adalah agar kepolisian tidak hanya menangkap pelaku, tetapi juga mengambil langkah preventif untuk mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan.
Baca juga: Olahraga Low Impact: Solusi Ideal untuk Pemula Memulai Kebiasaan Sehat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: