Jumat, 26 DESEMBER 2025 • 14:02 WIB

Kebiasaan Pagi yang Berisiko bagi Kesehatan Ginjal Anda

Author

Kebiasaan Pagi yang Berisiko bagi Kesehatan Ginjal Anda

Kesehatan ginjal sangat dipengaruhi oleh kebiasaan sehari-hari, terutama di pagi hari. Kebiasaan yang sepele jika diabaikan bisa menimbulkan dampak serius bagi organ vital ini.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dalam Acara Seni Melawan Tirani

Penelitian menunjukkan bahwa tindakan sederhana seperti tidak minum air dan menahan buang air kecil dapat berpotensi meningkatkan risiko masalah ginjal. Untuk itu, sangat penting untuk memahami kebiasaan-kebiasaan yang sebaiknya dihindari demi kesehatan ginjal yang optimal.

Tidak Minum Air Putih

Setelah tidur selama beberapa jam, tubuh cenderung mengalami dehidrasi. Mengonsumsi segelas air putih di pagi hari sangat penting untuk membantu membuang racun dan mendukung fungsi ginjal.

Sebuah laporan dalam jurnal Obesity Facts menegaskan bahwa air membantu mencegah pembentukan batu ginjal dengan cara mengencerkan mineral yang berpotensi mengkristal. Hidrasi yang cukup juga dapat menurunkan hormon vasopresin, yang berkaitan dengan tekanan pada ginjal.

Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental: Pentingnya Perhatian untuk Generasi Muda

Menahan Buang Air Kecil Terlalu Lama

Kebiasaan menunda pengosongan kandung kemih dapat meningkatkan tekanan dalam kandung kemih dan ginjal. Penelitian dalam Korean Journal of Family Medicine menunjukkan bahwa menahan urine lebih dari tiga jam berhubungan dengan peningkatan tekanan darah pada perempuan paruh baya.

Menahan buang air kecil tidak hanya mengakibatkan dampak pada tekanan darah, tetapi juga memperlemah otot kandung kemih, meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri, dan dapat menyebabkan infeksi saluran kemih yang berpotensi menyebar ke ginjal.

Minum Obat Pereda Nyeri saat Perut Kosong dan Melepaskan Sarapan

Mengonsumsi obat pereda nyeri seperti NSAID, misalnya ibuprofen, dalam keadaan perut kosong dapat menambah tekanan yang dihadapi oleh ginjal. Ahli nefrologi menyatakan bahwa penggunaan NSAID jangka panjang tanpa kontrol dapat menyebabkan cedera ginjal.

Selain itu, melewatkan sarapan juga berdampak signifikan pada kesehatan ginjal. Tanpa asupan makanan yang cukup, kadar gula darah dapat turun, yang seringkali memicu konsumsi camilan tidak sehat. Laporan dalam International Journal of Nephrology menunjukkan bahwa konsumsi natrium yang berlebihan terkait dengan progresi penyakit ginjal.

Baca juga: Koleksi Patung Superhero Anggota DPR RI Dihancurkan Dalam Penjarahan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU