Kekurangan serat dapat memberikan dampak buruk pada kesehatan fisik dan mental seseorang. Tanda-tanda yang muncul seringkali tidak disadari oleh banyak orang.
Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Ahmad Sahroni setelah Penjarahan
Dari masalah pencernaan hingga perubahan suasana hati, sangat penting untuk mengenali sinyal-sinyal tubuh yang menunjukkan kurangnya asupan serat.
Gangguan Pencernaan sebagai Tanda Awal
Salah satu gejala yang paling umum dari kurangnya serat adalah masalah pencernaan. Seseorang yang sering mengalami sembelit bisa jadi menunjukkan bahwa asupan serat tidak mencukupi.
Serat berperan krusial untuk mengatur pergerakan usus dan membantu proses buang air besar. Jika asupan serat rendah, bisa muncul gejala seperti perut kembung dan rasa tidak nyaman.
Baca juga: Manfaat Asam Hialuronat dalam Perawatan Kulit
Perubahan Berat Badan yang Signifikan
Kekurangan serat juga dapat berdampak pada pengaturan berat badan. Tanpa serat yang mencukupi, rasa lapar bisa datang lebih cepat, yang mengarah pada kecenderungan untuk mengkonsumsi lebih banyak kalori tidak sehat.
Hal ini sering kali membuat berat badan meningkat drastis. Di beberapa kasus, individu mungkin mengalami penurunan berat badan karena masalah pencernaan yang diderita.
Dampak pada Kesehatan Mental
Selain memengaruhi kondisi fisik, kurangnya serat dapat berdampak negatif pada kesehatan mental. Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara diet rendah serat dengan risiko peningkatan depresi dan kecemasan.
Serat membantu menstabilkan kadar gula darah. Ketidakstabilan ini dapat menyebabkan fluktuasi mood yang drastis, yang mungkin membuat seseorang merasa lebih mudah tersinggung.
Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan Sehari-hari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: