Selasa, 30 DESEMBER 2025 • 09:48 WIB

Risiko Super Flu: Waspada terhadap Ancaman Tersembunyi

Author

Risiko Super Flu: Waspada terhadap Ancaman Tersembunyi

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengeluarkan pernyataan penting mengenai infeksi yang dikenal sebagai 'super flu', disebabkan oleh virus Influenza A subclade K. Penyakit ini menjadi perhatian global setelah jumlah kasus melonjak drastis di Amerika Serikat, terutama di New York dengan lebih dari 71 ribu terjangkit dalam sepekan.

Baca juga: Menggali Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Mental dan Emosional

Dr. Nastiti Kaswandani, SpA, SubspRespi(K) dari IDAI, menjelaskan bahwa meskipun subclade K mungkin lebih mudah menular, hingga saat ini penelitian belum dapat memastikan apakah infeksi ini lebih parah dibandingkan dengan influenza A biasa.

Penyebaran dan Penularan 'Super Flu'

Infeksi subclade K dari virus Influenza A dikenal memiliki penyebaran yang lebih cepat daripada influenza biasa. Dr. Nastiti Kaswandani mengungkapkan bahwa flu biasa dapat menularkan ke dua hingga tiga orang, tetapi subclade K diduga memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi.

Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memahami seberapa cepat virus ini menyebar dan dampak serius bagi individu yang terinfeksi. IDAI mengingatkan masyarakat, terutama kelompok rentan, untuk tetap waspada.

Kekhawatiran dari masyarakat meningkat mengenai potensi lonjakan kasus yang serius akibat 'super flu', sehingga penting untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pencegahan.

Baca juga: Microsoft Perkenalkan Fitur Penyimpanan Otomatis di Word ke OneDrive

Dampak dan Gejala 'Super Flu'

Dampak dari infeksi subclade K masih sebanding dengan influenza yang umum. Menurut Dr. Nastiti, kewaspadaan perlu diprioritaskan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan individu dengan kondisi kesehatan lain.

Gejala klinis infeksi subclade K tidak jauh berbeda dari influenza A biasa, dengan keluhan seperti demam tinggi, nyeri tenggorokan, sakit kepala, menggigil, serta gangguan pernapasan.

Pengetahuan tentang gejala ini sangat penting agar masyarakat dapat mengenali tanda-tanda infeksi lebih awal dan mengambil langkah yang tepat untuk pencegahan.

Peran Imunisasi dan Pencegahan

Imunisasi influenza yang sudah ada terbukti efektif dalam mengurangi dampak keparahan infeksi subclade K. Dr. Nastiti menegaskan bahwa saat ini belum ada bukti bahwa subclade K kebal terhadap vaksinasi.

Dengan meningkatnya angka infeksi, pentingnya imunisasi menjadi semakin relevan untuk melindungi individu dari gejala berat. Kesadaran masyarakat tentang pentingnya vaksinasi influenza dapat membantu mengurangi beban pada sistem kesehatan.

Masyarakat yang memahami betapa pentingnya vaksinasi akan berkontribusi dalam menurunkan angka infeksi secara keseluruhan.

Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan Sehari-hari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU