Insiden Kontroversial di Taman Literasi Blok M: Pria Dikabarkan Melakukan Tindakan Tidak Senonoh
Sebuah video yang menunjukkan aksi seorang pria diduga ekshibisionis di Taman Literasi, Blok M, Jakarta Selatan, baru-baru ini menggemparkan media sosial.
Baca juga: Peluncuran iPhone 17 Series: Apakah eSIM Akan Jadi Standar Baru?
Pihak kepolisian menyatakan pria tersebut merupakan warga negara asing yang menjelaskan aksinya disebabkan oleh cuaca panas.
Kronologi Kejadian di Taman Literasi
Insiden ini terjadi pada hari Sabtu, 10 Januari 2026, ketika seorang pria asing terlihat berperilaku tidak senonoh di ruang publik.
Seorang saksi yang merekam video tersebut melaporkan bahwa pria itu memanggil-manggil sambil menunjukkan alat kelaminnya, menyebabkan keresahan di kalangan pengunjung.
Pihak keamanan setempat segera menghampiri pria tersebut dan berusaha mencari tahu alasan perilakunya, meskipun komunikasi menjadi tantangan karena penggunaan bahasa asing.
Penjelasan Pihak Kepolisian
Kompol Suparmin, Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru, memberikan rincian lebih lanjut mengenai insiden ini.
Baca juga: Koleksi Patung Superhero Anggota DPR RI Dihancurkan Dalam Penjarahan
Ia menjelaskan bahwa pria tersebut mengaku merasa gerah karena cuaca panas, yang menyebabkan perilakunya.
"Keterangan dari saksi, pelaku mengaku bahwa cuaca di Indonesia membuatnya gatal dan tidak nyaman," ungkap Suparmin.
Setelah diganggu petugas keamanan, pria tersebut meninggalkan lokasi dan tidak ada tindakan lebih lanjut dari pihak kejaksaan.
Langkah Preventif dari Pihak Kepolisian
Sebagai respons, kepolisian melakukan pemeriksaan di lokasi dan menyarankan pemasangan kamera pengawas untuk meningkatkan keamanan.
"Kami imbau agar korban dan masyarakat segera melapor apabila kejadian ini terulang," tegas Suparmin.
Polisi memastikan akan berkoordinasi lebih baik dengan pihak keamanan agar insiden serupa tidak terjadi di masa depan.
Baca juga: Olahraga Teratur untuk Kesehatan Jantung yang Optimal
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: