Minggu, 11 JANUARI 2026 • 19:56 WIB

Keluhan Menkes Terkait Tingginya Harga Tiket Pesawat ke Aceh untuk Relawan

Author

Keluhan Menkes Terkait Tingginya Harga Tiket Pesawat ke Aceh untuk Relawan

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, menyoroti tingginya harga tiket pesawat ke Aceh yang berdampak pada upaya bantuan relawan. Ia mengungkapkan bahwa relawan Kemenkes terpaksa mencari rute alternatif melalui Malaysia untuk sampai ke Aceh dan membantu korban bencana.

Baca juga: Peluncuran iPhone 17 Series: Apakah eSIM Akan Jadi Standar Baru?

Keluhan ini disampaikan dalam rapat antara DPR dan pemerintah di Banda Aceh, di mana ia menjelaskan bahwa tingginya biaya tiket memaksa relawan untuk berputar mencari solusi perjalanan yang lebih terjangkau.

Tingginya Biaya Tiket Pesawat

Dalam rapat di Banda Aceh, Budi mengungkapkan bahwa harga tiket pesawat ke Aceh berkisar antara Rp 2 juta hingga Rp 3 juta. Ia menyatakan, 'Karena kita, yang penting jalan kan, kita kirim lewat Malaysia, karena murah tuh kirim lewat Malaysia.'

Kondisi ini menimbulkan masalah lain, seperti identitas relawan yang menjadi tidak jelas. Budi mencatat bahwa relawan Kemenkes yang datang dari Malaysia sempat viral di media sosial dengan anggapan sebagai relawan dari negara tersebut, 'Masuk tuh relawan Kemenkes tuh 400 dari Malaysia dengan baju biru-biru kayak gini, keluar di IG, 'alhamdulillah relawan kesehatan Malaysia datang'.'

Situasi ini menjadi sorotan karena dapat membingungkan masyarakat dan mengganggu citra relawan Indonesia di lapangan. Budi merasa perlu untuk memperjelas identitas relawan agar masyarakat dapat mengenali mereka dengan baik.

Baca juga: Penjarahan Rumah Uya Kuya: Dampak Viralitas Video Joget anggota DPR

Permintaan Dukungan untuk Relawan Kemenkes

Untuk mengatasi masalah tiket yang mahal, Budi meminta dukungan dari pihak terkait dalam penyediaan tiket dengan harga khusus bagi relawan Kemenkes. Ia menjelaskan bahwa relawan tidak hanya membawa diri mereka, tetapi juga berbagai perbekalan yang memerlukan biaya pengiriman.

'Jadi itu permintaan pertama kita, kalau bisa kita harganya jangan terlalu jauh dengan yang lewat Malaysia,' tegas Budi, menekankan pentingnya perhatian pemerintah dalam mendukung relawan yang berjuang di lapangan.

Budi juga menyoroti kebutuhan mendesak akan relawan kesehatan, 'Padahal kita butuh 700-800 kita kirim per 2 minggu untuk bantu teman-teman tenaga kesehatan Aceh, terutama di pos pengungsian dan desa terpencil.'

Situasi di Aceh Pasca Bencana

Aceh saat ini mengalami keadaan darurat akibat bencana alam, sehingga perlu penambahan tenaga medis dan relawan. Ketersediaan sumber daya manusia yang memadai sangat penting untuk menghadapi tantangan dalam penanganan bencana.

Kementerian Kesehatan terus berupaya mencari solusi terbaik untuk tantangan logistik dalam pengiriman relawan. Budi menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk merespons dengan cepat dan efektif terhadap bencana.

Dengan meningkatnya kesadaran terhadap isu ini, diharapkan akan muncul langkah-langkah proaktif yang mendukung keberadaan relawan Kemenkes di lapangan.

Baca juga: Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Rutin untuk Meningkatkan Kualitas Hidup

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU